Beirut (AFP/ANTARA) - Pada Rabu oposisi Suriah menuduh rezim Damaskus mengeksploitasi âsikap diam globalâ untuk melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, seperti pembantaian 80 pria di front garis depan kota Aleppo.
Koalisi Nasional Suriah, aliansi utama oposisi, dalam sebuah pernyataan menyerukan kelompok HAM internasional untuk menyelidiki pembantaian Selasa di utara kota Aleppo dan âmembawa para pembunuh itu ke pengadilan.â
âSikap diam global yang terus berlanjut terhadap kekerasan HAM di Suriah mendorong para pembunuh meneruskan kejahatan mereka... yang sangat puas dalam posisi diam sebagian besar negara... memberikan lampu hijau untuk para pelaku genosida melanjutkan apa yang mereka lakukan,â katanya.
Para pasukan pemberontak menyalahkan tentara rezim atas pembunuhan itu saat otoritas Suriah menuduh kelompok Islam garis keras Front Al-Nusra melancarkan serangkaian pembantaian terbaru yang dilakukan dalam konflik Suriah yang sudah berjalan 22 bulan.
Dalam pernyataannya, Koalisi Nasional menyatakan pihaknya âterkejut atas pembantaian mengerikan terbaru yang dilakukan rezim (Presiden Bashar al) Assad terhadap warga sipil tak berdosa.â
Pihaknya menyerukan Dewan Keamanan PBB yang terbelah untuk merujuk masalah Suriah ke Pengadilan Kriminal Internasional yang berlokasi di Den Haag.(ac/mp)


Yahoo! OMG