Berburu Harta Luthfi

Oposisi Suriah Inginkan Zona-Larang Terbang dan Koridor

Beirut (AFP/ANTARA) – Oposisi Dewan Nasional Suriah (SNC)mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menerapkan zona-larang terbang dan koridor kemanusiaan untuk melindungi warga sipil yang terjebak dalam konflik Suriah, kutip pernyataan dalam pertemuan Dewan PBB pada Kamis.


SNC, yang menuduh pemerintah melakukan tindakan “kejahatan” dan “tindakan barbar,” mengatakan sebuah zona-larang terbang dan koridor sangat penting untuk melindungi hampir 2,5 juta warga sipil yang dilanda konflik atau yang melarikan diri melewati perbatasan dengan Suriah.


“SNC menganggap bahwa jika Dewan Keamanan tidak mengambil langkah serius untuk menghentikan pembantaian dan kejahatan rezim, Dewan Keamanan akan kehilangan perannya sebagai penjamin perdamaian dunia dan pelindung masayarakat melawan pembunuhan massal,” ujarnya.


Pertemuan Dewan Keamanan diserukan oleh Prancis dan bertujuan “mengandalkan hati nurani dan untuk mobilisasi” dalam menghadapi drama kemanusiaan Suriah, ujar seorang diplomat di New York.


Turki mengembangkan gagasan untuk membentuk zona-penyangga di dalam Suriah untuk menerima pengungsi yang disebabkan konflik sehingga mereka tidak membanjiri perbatasan di negara-negara tetangga.


Presiden Suriah Bashar al-Assad bagaimanapun menolak gagasan tersebut.


“Pembicaraan pertama mengenai zona penyangga tidak di atas meja dan yang kedua itu bukan gagasan yang realistik dengan negara-negara yang bertentangan dan musuh-musuh bagi Suriah,” ujar pemimpin yang diperangi dalam sebuah wawancara televisi pada Rabu.


Menjelang pertemuan Dewan, Menteri Luar Negeri Inggris William Hague menurunkan harapannya. “Kami tidak memiliki pilihan untuk masa depan,” ujarnya, dan menambahkan bagaimanapun ada “pertimbangan kesulitan dengan gagasan tersebut.” (dh/ml)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.