Damaskus (ANTARA/Xinhua-0ANA) - Putra pemimpin Partai Nasional Suriah dibunuh pada Rabu malam oleh kelompok-kelompok bersenjata dekat kota Homs yang bergolak, kata kantor berita negara SANA.
Ismael Haidar, putra Ali Haidar, pemimpin oposisi pendukung solusi damai terhadap krisis Suriah, ditembak mati bersama dengan temannya di dalam mobil di jalan al-Mahnaya yang menghubungkan Homs ke kota Misyyaf, di Provinsi Hama.
Ali Haidar dan sejumlah pemimpin oposisi lainnya Rabu pagi mengumumpan pembentukan koalisi terdiri dari kekuatan-kekuatan partai yang menyerukan perubahan damai di Suriah
Dalam pernyataan yang dikeluarkan Rabu, koalisi baru menekankan pernyataan antagonis bahwa pemerintah Suriah saat ini juga sebagai "aspek negatif" dari gerakan anti-pemerintah, mengacu pada serangan-serangan bersenjata yang dilakukan oleh pemberontak terhadap pasukan pemerintah dan daerah-daerah berpenduduk.
Koalisi juga menegaskan pentingnya dialog nasional yang diikuti oleh semua pihak tanpa intervensi asing.
Koalisi oposisi tampaknya menempa satu front bersatu dalam menghadapi oposisi luas yang telah meminta campur tangan asing sejak bulan pertama Suriah gejolak.
Oposisi Suriah di dalam negeri dibenci oleh pasukan pemberontak, karena penolakan terhadap kecenderungan yang berkembang tentang militarisasi krisis Suriah. (rr)

