Berburu Harta Luthfi

Orang Nomor 2 Al Qaeda Tewas Dibombardir Pesawat CIA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Orang kedua di dalam kelompok teroris internasional al Qaeda, Abu Yahya al-Libi, tewas dalam serangan udara militer Amerika Serikat (AS), di Pakistan di hari Selasa (5/6/2012), kemarin.

Tewasnya Abu dipastikan oleh pihak Istana Presiden AS, White House. Juru Bicara Kepresidenan AS, Jay Carney mengatakan kematiannya merupakan pukulan telak bagi al Qaeda.

"Kematiannya sungguh-sungguh merupakan pukulan telak bagi al Qaeda, kematiannya merupakan bagian dari degradasi yang terjadi di inti al Qaeda dalam beberapa tahun terakhir," ujarnya seperti dikutip dari CNN, Rabu (6/6/2012).

Sesaat sebelumnya, para pejabat AS mengatakan Abu tewas akibat serangan pesawat tanpa awak CIA di Pakistan. Abu menyusul orang nomor satu al Qaeda, Osama bin Laden, yang tewas dalam serangan militer AS di Pakistan tahun lalu.

Abu selama ini diketahui merupakan tangan kanan dari penerus Osama, Ayman al-Zawahiri.

"Abu memainkan peranan penting dalam perencanaan teror al Qaeda terhadap kelompok, sehingga mendorong kita untuk melakukan operasi eksternal terhadapnya," kata seorang pejabat AS yang kompeten.

"Zawahiri akan kesulitan untuk menemukan seseorang yang dapat menggantikan Abu. Selain sebagai anggota senior Abu memiliki wewenang untuk mengeluarkan fatwa, persetujuan operasional dan bimbingan terhadap kelompok inti di Pakistan dan afiliasi regional," lanjutnya.

AS selama beberapa hari belakangan gencar melakukan serangan udara terhadap tempat persembunyian milisi al Qaeda di wilayah Pakistan, dan telah memakan korban kurang lebih 15 orang.

Walau demikian serangan AS itu mendapatkan tentangan dari Pemerintah Pakistan yang merasa kedaulatan mereka telah diinjak-injak. AS sendiri nampaknya tak menghiraukan protes Pakistan, dan beralibi apa yang mereka lakukan adalah bagian untuk menjaga keamanan regional.


Klik Juga:


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.