Liputan6.com, Jakarta: Tim penyidik Mapalres Metro Jakarta Selatan mengindikasikan bahwa siswa inisial DC sebagai pemimpin dari sembilan siswa Don Bosco yang diduga pelaku bulliying tersebut. Kepala Resort Mapolres Metro Jaksel, Kombes Pol Imam Sugianto menegaskan bahwa indikasi itu terlacak karena DC yang sempat menempuh pendidikan di sekolah tersebut, namun saat ini DC telah Droop Out (DO) dari sekolah itu.
"Yang jelas dari 9 orang diduga pelaku itu salah satunya itu sudah DO sebelum insiden ini berlangsung yaitu DC, sekarang sudah tidak sekolah di Don Bosco. DO karena \\\nakal\\\, ada indikasi bahwa yang di DO ini diduga yang memimpin," kata Kombes Pol Imam Sugianto, di Mapolresta Jaksel, Selasa (31/7).
Namun indikasi untuk mengarah ke DC tersebut, tim penyidik lebih dulu akan memeriksa sembilan siswa yang terduga pelaku tersebut untuk di konfrontir, rencanya siang ini selepas kegiatan belajar mengajar sembilannya akan diperiksa. "kalau sudah datang semua akan kita konfrontir baru bisa diketahui siapa tersangkanya," tegas Imam.
Imam memastikan, kesembilan siswa tersebut bakal memenuhi penggilan penyidik, termasuk satpam sekolah tersebut. Seperti diketahui, sudah sepekan ini pihak kepolisian belum menetapkan sebagai tersangka. "Rencana pemeriksaan siswa itu, baru sebatas saksi," tegas Imam. (ARI)

