Otosia.com - PT Tata Motors Indonesia (TMI) berencana meluncurkan secara resmi Tata Nano pada semester pertama tahun 2103. Keikutsertaannya di IIMS hanya sebagai pengenalan produk-produk Tata Nano kepada pasar di Indonesia tidak dimaksudkan meluncurkan mobil mungil Nano.
"Ya mungkin semester pertama tahun depan, tidak tahun ini. Di IIMS kami hanya mendisplay, tidak buka pemesanan," ujar Apong Afriansyah, Deputy General Manager Head Marketing TMI kepada Otosia.com di sela-sela jumpa pers Indonesia International Motor Show (IIMS) di Jakarta Kamis (6/9).
Apong menambahkan, sebelum memasarkan pihaknya melakukan riset 3 - 4 kali karena ada beberapa kandidat produk yang mungkin bisa diterima konsumen di Indonesia. Tata Nano yang kemungkinan cocok dijual tahun depan untuk pasar Indonesia adalah varian dengan harga termahal.
"Rencananya untuk pasar Indonesia adalah spek tertinggi dari Tata Nano," terang Apong. Boleh jadi spek untuk Indonesia akan berbeda dengan yang beredar di India dan Thailand, tergantung kebutuhan konsumen di negara di mana Nano dipasarkan.
"Ya kita tes, misalnya tes dengan kecocokan dengan jalan-jalan di Indonesia atau kebutuhan konsumen. Kita juga memikirkan mobil ini masuk ke segmen mana. Setelah menentukan segmennya, baru kita masuk," ungkapnya.
Menurut Apong, selain Tata Nano, TMI berencana memasarkan sejumlah varian, baik passenger car maupun commercial car. "Tata Motors tidak hanya Nano, tapi ada produk MPV dan passenger car lainnya, termasuk kendaraan komersial seperti truk," pungkasnya.
Di India Tata Nano dijual dengan harga US$ 2.500 atau sekitar Rp. 23,7 juta. Meski murah, Tata mengaku menjamin keamanan mobil mungil tersebut. (kpl/nzr/bun)


