S&P Turunkan Peringkat Yunani Menjadi Negatif

Washington (AFP/ANTARA) - Standard & Poor’s (S&P) menurunkan prospek peringkat utang Yunani menjadi negatif pada Selasa, mengatakan bahwa memburuknya kondisi ekonomi dan tantangan politik bisa memaksa penurunan peringkat lagi.


Dengan peringkat kredit jangka panjang Yunani yang sudah pada tingkat terbawah CCC, S&P mengatakan pemberi pinjaman Athena cenderung harus menyesuaikan persyaratan pembiayaan dana talangan (bailout) mereka atau menempatkan lebih banyak uang untuk menghindari penurunan peringkat lain bagi negara itu.


"Prospek negatif mencerminkan potensi penurunan peringkat jika kekurangan defisit Yunani pada 2012 dan target tunggakan yang didirikan berdasarkan program Uni Eropa/Dana Moneter Internasional sekarang tidak dipenuhi oleh pendanaan atau bantuan baru dari kreditur utama," ujar S&P.


S&P mengatakan, Yunani cenderung memerlukan dana tambahan tahun ini dari Uni Eropa dan IMF untuk dapat tetap bertahan, mengingat keterlambatan menutup kesenjangan anggaran dan ekonominya yang sedang kontraksi.


Dikatakan, Athena mungkin tidak akan mampu memenuhi kondisi program dana talangan Uni Eropa/IMF saat ini yang akan memungkinkan negara itu mengamankan pembiayaan penyelamatan tahap berikutnya, yang penting untuk tetap stabil.


"Kami merevisi prospek peringkat jangka panjang Yunani menjadi negatif, yang mencerminkan kemungkinan penurunan peringkat jika Yunani gagal untuk mengamankan pencairan berikutnya dari program Uni Eropa/IMF," katanya.


S&P memproyeksikan ekonomi Yunani akan berkontraksi 10-11 persen selama 2012-2013, lebih dari dua kali asumsi yang mendasari program dana talangan Uni Eropa/IMF.


"Menurut kami, kontraksi yang mendalam dalam PDB Yunani melebihi asumsi program Uni Eropa/IMF dan terkait memburuknya posisi fiskal yang menyiratkan tingginya kemungkinan bahwa Yunani akan membutuhkan dana tambahan sebanyak 7 miliar euro (sekitar Rp82,01 triliun) tahun ini," katanya.


Namun, estimasi itu dapat dikurangi, jika program pemberi pinjaman menurunkan target kinerja mereka untuk pengurangan defisit atau beban fiskal lainnya, ujar S&P. (yg/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.