Rabat (AFP/ANTARA) – Pangeran Maroko, Moulay Hicham, sepupu pertama Raja Mohammed VI, mengatakan pada Rabu, bahwa ia telah mengajukan gugatan terhadap anggota parlemen yang dia tuduh telah mencemarkan nama baiknya, dan akan menghadiri sidang tersebut di Casablanca bulan depan.
“Saya akan hadir pada September di pengadilan di Casablanca, kata pangeran itu kepada AFP, menambahkan: “Tuduhan terhadap saya ini merupakan kasus yang serius dan tidak berdasar. Saya mengajukan masalah ini ke ranah hukum.”
Anggota parlemen Abdelhadi Khairat, yang merupakan anggota partai oposisi sayap kiri USFP Maroko, menuduh pangeran itu, pada beberapa tahun lalu, telah memanfaatkan wewenangnya, termasuk menerima pinjaman bank tanpa jaminan, media lokal melaporkan pada awal Agustus.
Khairat, yang juga merupakan direktur dari dua publikasi USFP, Liberation dan AlpIttihad al-Ichtiraki, menolak untuk berkomentar saat dihubungi oleh AFP.
Pangeran Moulay Hicham, yang merupakan seorang akademisi di Stanford University di Amerika, dikenal sebagai “pangeran pemberontak” karena kritiknya terhadap sistem politik di negaranya.
Kehadirannya di pengadilan akan menjadi yang pertama bagi seorang anggota keluarga kerajaan Maroko. (kn/ik)

