Pangeran William Ingin Punya Dua Anak

TEMPO.CO, Singapura - Pangeran William mengatakan ingin memiliki dua anak dari istrinya, Kate. Kerajaan Inggris sudah sering mengatakan agar pasangan ini segera memiliki keturunan.

"Seseorang bertanya padanya, dia ingin mempunyai berapa anak, dan dia bilang kemungkinan dua," kata mahasiswa Corine Ackerman.

Pasangan kerajaan Inggris ini tiba di Singapura, Rabu 12 September 2012. Keduanya sedang mengikuti rangkaian tur Diamond Jubilee ke sejumlah negara di Asia Pasifik selama sembilan hari dalam rangka perayaan Ratu Elizabeth II.

Selama tur, Kate tidak minum anggur. Saat acara bersulang, dia memilih minuman selain anggur. Ketika dikonfirmasi soal ini, juru bicara kerajaan menjawab, "Ada seribu alasan seseorang mungkin tak minum anggur."

Panggeran William dan istrinya mengunjungi perusahaan Rolls Royce di Singapura pada hari kedua kunjungannya, Rabu 12 September 2012. Mereka melihat mesin pertama yang diproduksi pabrik yang dibuka awal tahun 2012 ini. Selanjutnya, mereka terbang ke kepulauan Solomon dan Tuvalu.

Kedatangan mereka disambut hangat warga Singapura. Banyak orang berkumpul di jalan untuk melihat lebih dekat pasangan kerajaan Inggris itu. CBS News melaporkan bahwa tak sulit mengetahui keberadaan pasangan itu, karena riuh akan semakin keras ketika keduanya mendekat.

"Mereka pasangan kerajaan yang sempurna," kata salah seorang gadis berusia 14 tahun. Komentar lain, "Mereka seperti pasangan lucu dan benar-benar romantis." Gadis-gadis itu rela bolos sekolah agar bisa bergabung dengan ratusan orang yang sedang berdiri di jalan menyaksikan Panggeran William dan istrinya secara langsung.

CBSNEWS | RINA WIDIASTUTI

Berita Lainnya:

Kate Middleton-William Pingin Kekuatan Super Apa?

Alasan Indonesia Terpilih Tuan Rumah Miss World

Letusan Gunung Purba India Punahkan Biota Laut

Pengamat: iPhone 5 Akan Ganggu Industri Gadget

Hari Ini, Antasari Buka-bukaan Soal Century di DPR

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.