London (AFP/ANTARA ) - Pangeran William telah memulai tugasnya sebagai tim SAR di Kepulauan Falkland, sebagaimana dikatakan Kementerian Pertahanan, Sabtu, penempatan yang membuat marah Argentina.
Pria 29 tahun, yang berada pada urutan kedua dalam garis takhta, telah dikirim ke kepulauan Atlantik Selatan sebagai bagian rutin dari tugasnya sebagai pilot helikopter Sea King, Royal Air Force (RAF).
Tapi penempatan dia enam minggu di pulau-pulau tandus itu membuat marah Buenos Aires, yang mengatakan Falklands adalah bagian wilayah Argentina. Mereka mengutuk tur pangeran sebagai "provokasi".
William, putra tertua pewaris tahta Pangeran Charles, Pangeran Wales, tiba di wilayah luar negeri Inggris, Kamis.
Hari pertama pada briefing terlibat tugas pada perannya, yang bisa termasuk menyelamatkan nelayan terdampar, mengangkut pasien ke rumah sakit atau menjatuhkan pasokan bantuan ke daerah terpencil, kata kementerian itu.
"Penerbangan Letnan Wales telah memulai tugasnya sebagai pilot helikopter tim SAR RAF di Kepulauan Falkland, memberikan pelayanan SAR untuk penduduk sipil dan militer," kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan.
Waktu penempatan telah menambah ketegangan menjelang peringatan 30 tahun perang antara Inggris dan Argentina atas Falkland.
Pulau-pulau berangin kencang itu, merupakan rumah bagi sekitar 3.000 orang yang setia pada Inggris, dan telah dikuasai oleh Inggris sejak 1833.
Pada tanggal 2 April 1982, junta berkuasa di Argentina menginvasi Falklands, yang memicu perang 74 hari dengan Inggris yang menelan korban 649 tentara Argentina dan 255 tentara Inggris.
"Sebuah penempatan operasi di Falklands adalah bagian penting dari perkembangan karir bagi seorang pilot SAR. Pengalaman mereka tiba di sini tidak ada duanya," kata Pemimpin Skuadron, Miles Bartlett, komandan petugas SAR.
"Ini adalah pekerjaan yang menantang dan bervariasi, menyediakan kemampuan penting kepada militer dan penduduk Kepulauan Falkland."
Awak SAR harus bersaing dengan cuaca yang tidak ramah, sementara populasi di luar ibukota Stanley, lebih banyak tinggal di daerah sangat terpencil dan tandus.
Pangeran berada di sana hanya dalam kapasitasnya sebagai pilot RAF dan tidak akan melakukan apa pun tugas kerajaan di pulau-pulau itu.
Pangeran diterbangkan dari pangkalannya di Anglesey, Wales barat laut.
Istrinya Catherine, yang dinikahinya tahun lalu dalam sebuah upacara megah yang disiarkan di seluruh dunia, tetap di Inggris dan akan terlibat dalam kegiatan publik untuk kali pertama selama ketidakhadiran suaminya.




Belum ada komentar