TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Panwaslu memastikan akan tetap melanjutkan pemeriksaan terkait ceramah SARA yang dilakukan oleh Rhoma Irama. Meski, si Raja Dangdut ini sudah memberikan klarifikasinya.
Ketua Panwaslu Ramdansyah memastikan, akan meneruskan pemeriksaan secara formil dan materil. Secara formil, mereka akan melanjutkan ke saksi.
"Kami akan memeriksa saksi-saki, yang dirugikan atau diuntugkan. Tim Foke- Nara pun besok insyaallah kami panggil untuk jelaskan apakah dia diuntungkan," ujar Ramdan kepada wartawan, di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2012).
Seperti diberitakan, Haji Rhoma Irama menolak disebut kampanye. Penyanyi berjuluk si Raja Dangdut itu menegaskan murni dakwah sebagai ulama.
"Kehadiran bang haji (Rhoma) ini merekontruksi dugaan yang dilaporkan dugaan masyarakat bahwa ada tokoh agama yang melakukan kampanye di tempat ibadah, kemudian di luar jadwal dan terakhir menghina dan menghasut SARA. Bang haji tadi jelaskan ini dakwah," tegasnya.
- Rhoma Irama Mengaku Menghormati Jokowi-Ahok
- Rhoma Irama: Saya tak Perlu Minta Maaf Kepada Jokowi-Ahok
- Rhoma: Dalam Konteks Bernegara, Saya Cintai Jokowi-Ahok
- Foke Sudah Biasa 'Digebukin' Media
- Fans Rhoma Irama Hadir di Panwaslu DKI
- JK: Jakarta Butuh Gubernur yang Bersungguh-sungguh



Yahoo! OMG