Pasangan Hidayat-Didik Raih Dukungan Jamaah Thariqah

Jakarta (ANTARA) - Pasangan yang diusung PKS pada Pilkada DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbnini, meraih dukungan dari jamaah Thariqah Al Idrissiyah yang bermarkas di Jalan Batu Tulis, Jakarta Pusat.

"Setelah sebelumnya bersilaturahim dengan PP Muhammadiyah, PBNU, dan Al Irsyad, pasangan Hidayat-Didik mendapatkan tambahan dukungan baru," kata Koordinator Relawan Hidayat Dr Zulkifliemansyah di Jakarta, Selasa.

Koordinator Relawan Hidayat-Didik untuk Jakarta Pusat H Anton menambahkan bahwa saat berkunjung ke markas jamaah Thariqah Al Idrissiyah, mantan Ketua MPR itu disambut langsung Syekh M Faturrahman selaku "mursyid" dan pimpinan teras organisasi itu.

Anton menjelaskan bahwa jamaah Thariqah Al Idrissiyah berdiri 1930, dengan kader inti di Jakarta sekitar 5.000 orang.

Sedangkan jamaahnya mencapai puluhan ribu tersebar di berbagai wilayah.

"Setelah memperhatikan informasi tentang kandidat gubernur DKI, kami berketetapan hati mendukung pasangan Hidayat-Didik. Mereka memiliki sifat kepemimpinan yang dibutuhkan, yakni jujur dan amanah," kata Syekh Faturrahman, yang merupakan generasi keempat kepemimpinan

Al-Idrsiyyah di Indonesia, seperti dikutip Anton.

"Banyak orang pintar di Jakarta, tapi persoalan tak bisa diselesaikan hanya dengan rasio. Kita membutuhkan figur yang memiliki integritas moral dan spiritual, sekaligus cerdas dan tegas. Kami perintahkan jamaah untuk mendoakan Hidayat-Didik semoga

`istiqamah`," tambahnya.

Sebagai tanda kesiapan menerima amanah dan aspirasi, Hidayat menyerahkan wakaf Al Quran dengan mushaf khusus Al Aqsha.

"Kami bersyukur dukungan para ulama ini sejalan dengan aspirasi akar rumput. Kita semua ingin Jakarta lebih baik," kata Hidayat, sambil bersalaman dengan jamaah yang berdesakan.

Telekonferensi


Sementara itu, terobosan lain juga dilakukan Hidayat-Didik J Rachbini, di mana pasangan itu melakukan telekonferensi dengan warga Jakarta yang berada di Australia melalui jaringan "Skype".

"Kami mendukung kandidat gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang punya visi modern. Pasangan Hidayat-Didik saling melengkapi dari sisi karakter dan kompetensi. Mereka layak memimpin Ibu Kota RI yang masuk kelompok negara berkembang (G-20) dan akan terus maju," kata Arifin, mahasiswa di Sydney, Australia.

WNI di negara lain seperti Malaysia, Jepang dan Timur Tengah juga memberikan dukungan serupa.

Hanya saja, meski suara WNI di mancanegara masuk daerah pemilihan (Dapil) Jakarta dalam Pemilu nasional dihitung, namun di Pilkada tidak dihitung.

"Namun, kami menitipkan aspirasi agar Jakarta tak kalah dengan ibu kota negara lain," kata Arifin.

Atas aspiras itu, Hidayat menyambut hangat dukungan tersebut. "Aspirasi mereka sangat kami perhatikan karena itu sesuai dengan visi pembangunan Hidayat-Didik. Apalagi, mereka punya keluarga di Jakarta yang pasti akan saling kontak, sehingga dukungan semakin konkret," kata Hidayat Nur Wahid. (tp)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.