Yerusalem (AFP/ANTARA) – Kepolisian di perbatasan Israel membunuh seorang pria dan melukai seorang lainnya, ketika kedua orang itu berusaha menyeberangi perbatasan Mesir menuju Israel.
"Tadi malam, kepolisian perbatasan Israel mengidentifikasi dua tersangka yang berusaha memasuki Israel melalui perbatasan Israel-Mesir," kata seorang juru bicara militer pada Jumat, tanpa mengatakan apakah keduanya diduga militan atau imigran ilegal.
"Sesuai dengan aturan yang disepakati, polisi perbatasan berusaha menghentikan mereka dan menembaki tersangka. Setelah petugas medis militer Israel tiba, salah satu tersangka dinyatakan meninggal," katanya.
Pria kedua dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Juru bicara itu mengatakan bahwa "penyeberangan ilegal melalui perbatasan Mesir digunakan oleh sejumlah organisasi teroris untuk melakukan serangan teror terhadap warga sipil Israel dan pasukan keamanan."
Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai identitas kedua orang tersebut. Juru bicara militer mengatakan bahwa kejadian itu terjadi di titik 240 kilometer (150 mil) perbatasan Israel dengan Sinai, Mesir.
Perbatasan itu menjadi rute transit utama bagi para imigran ekonomi, pencari suaka dan penyelundup obat, dan Israel mendesak Mesir untuk menekan aksi ilegal tersebut.
Penjaga perbatasan Mesir sering kali menembak imigran Afrika yang berusaha menyelundup masuk ke Israel untuk mencari pekerjaan. (ai/pt)

