Beirut (AFP/ANTARA) - Pasukan pemerintah Suriah membombardir sebuah permukiman pusat Aleppo pada Minggu setelah sehari pertempuran sengit dengan para pemberontak yang berupaya untuk merebut wilayah yang dikuasai oleh rezim Assad, kata seorang pengawas.
Beberapa rumah hancur dalam serangan di daerah kota Midan bagian utara, yang berada dalam kendali rezim, kata pihak Observatorium Suriah untuk HAM.
Pertempuran sengit pecah di pinggiran Midan pada Sabtu, setelah para pemberontak mencoba untuk mengambil alih daerah tersebut dari markas mereka di Bustan al-Basha.
Pipa air utama di Bustan al-Basha dihancurkan, baik oleh serangan udara ataupun oleh pertempuran tersebut, dan kelangkaan air dilaporkan oleh penduduk di Aleppo.
Di kota Deir Ezzor bagian timur, tentara menembaki permukiman Jubaila, sementara dua orang tewas di pos pemeriksaan di daerah Hamdaniyeh dan orang korban ketiga ditembak mati oleh seorang penembak jitu di Jura.
Serangan peluru juga dilaporkan terjadi di provinsi Idlib bagian barat laut dan di provinsi Daraa bagian selatan, namun sejauh ini tidak ada laporan korban, kata Observatorium itu.
Kekerasan tersebut menyusul satu hari berdarah yang mana 135 orang - 63 warga sipil, 33 pemberontak dan 39 prajurit - tewas dalam skala nasional, lapor Observatorium yang berbasis di Inggris itu.
Sebanyak 38 orang tewas oleh serangan peluru di daerah Shaar, Halwani dan Sid al-Luz pada Sabtu, kata pengawas itu. Nama dari ke-17 korban tersebut sejauh ini telah didokumentasikan.
17 jasad lainnya ditemukan di sebuah parit di kota Aleppo, sementara sedikitnya 11 orang tewas dalam penembakan di kamp Tadamun dan Yarmuk Palestina di Damaskus. (kn/mp)


Yahoo! OMG