Pasukan Suriah Serang Pemberontak, Wartawan Prancis Luka Tertembak

REPUBLIKA.CO.ID, NIKOSIA -- Wartawan lepas Prancis, Pierre Torres, terluka di Aleppo, Suriah, pada Ahad. Torres yang mengisi berita untuk beberapa jaringan media termasuk AFP ini mengalami luka ketika pasukan Suriah melakukan serangan terhadap pemberontak.

''Torres (28) terkena peluru di bahu,'' kata wartawan lepas Spanyol yang melihat dia cedera. ''Torres dievakuasi ke Turki untuk mendapatkan perawatan.''

Torres berada di Suriah selama dua pekan terakhir. Dia telah mengunjungi lokasi pembantaian di desa Treimsa di pusat kota Suriah. Banyak reportasenya yang difokuskan di Al-Jablal Zawiyeh di provinsi barat laut Idlib.

Dia mencapai Aleppo beberapa hari menjelang peluncuran serangan tentara Suriah pada Sabtu. Aparat berupaya mengusir pemberontak dari ibu kota komersial negara itu.

Pada Ahad kemarin, pemerintah Presiden Bashar al-Assad mengumumkan kemenangan dalam pertempuran sengit itu. Pertempuran dalam memperebutkan Ibukota Damaskus. Pasukannya menggempur gerilyawan yang menguasai beberapa bagian Aleppo yang merupakan kota terbesa di negeri itu.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.