Penghargaan buat SBY

PBB Kecam Tewasnya Penjaga Perdamaian India di Kongo

PB (AFP/ANTARA) - Dewan Keamanan PBB pada Jumat sangat mengutuk serangan pemberontak pada patroli pasukan penjaga perdamaian PBB di Republik Demokrat Kongo yang menewaskan seorang tentara India.

Lima belas negara anggota Dewan Keamanan dan Sekjen PBB Ban Ki-moon menyiarkan pernyataan yang menyerukan kelompok-kelompok pemberontak di Kongo timur untuk "segera" menghentikan semua kekerasan.

Para penjaga perdamaian India di misi PBB di Kongo (MONUSCO) menderita cedera fatal saat pasukan Kongo Kamis melancarkan serangan terhadap kelompok pemberontak M23 di Bunagana, satu kota dekat perbatasan Uganda, kata para pejabat PBB.

Dewan Keamanan mengutuk kematian anggota penjaga perdamaian PBB itu "dengan nada paling keras" dan "menyerukan kepada pemerintah Republik Demokratik Kongo untuk memastikan bahwa para pelaku serangan tersebut segera dibawa ke pengadilan."


Ban "sangat menyesalkan" kematian prajurit penjaga perdamaian India itu, kata satu pernyataan yang disiarkan oleh kantornya.


"Sekjen mengungkapkan keprihatinan serius tentang situasi" di bagian timur DR Kongo.

Pemberontak M23 melancarkan pemberontakan terhadap pemerintah pada awal tahun ini setelah melepaskan diri dari angkatan bersenjata.

Bunagana jatuh ke tangan pemberontak setelah bentrokan, menurut juru bicara M23 dan warga sipil setempat.

Misi PBB di Kongo adalah salah satu operasi penjaga perdamaian terbesar di dunia, dengan melibatkan sekitar 18.000 tentara.(rr)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.