PBB Puji Pemilu Libya

PBB (AFP/ANTARA) - Pemimpin PBB Ban Ki-moon menyerukan pada Minggu untuk pemimpin baru Libya agar memerintah dengan semangat "keadilan dan rekonsiliasi" sambil memuji pemilihan pertama negara itu sejak kejatuhan Moamer Kadhafi.


Ban mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor jurubicaranya bahwa pemungutan suara pada Sabtu telah "dilakukan dengan baik dan transparan" meskipun beberapa warga Libya "menghadapi ancaman terhadap keamanan mereka."


Libya memilih seorang Jenderal Kongres Nasional, 200-anggota majeis legislatif yang akan mengarahkan negara melalui masa transisi. Jumlah pemilih di atas 60 persen, komisi pemilihan mengatakan.


Tidak ada hasil resmi yang telah diumumkan tapi Ban mengatakan ia berharap siapa pun yang menang, mengambil tugas menulis konstitusi baru "akan melakukannya dalam semangat inklusi, keadilan dan rekonsiliasi di antara semua warga Libya."


"Tahun lalu, ribuan warga Libya mengorbankan hidup mereka atau mengalami cedera demi memenangkan hak rakyat Libya membangun negara baru sesuai martabat manusia dan aturan hukum," kata Ban.


Di awal pemungutan suara partai politik menempatkan koalisi yang dipimpin oleh Mahmud Jibril, kepala pemerintahan pemberontak yang memainkan peran kunci dalam perang melawan Kadhafi tahun lalu, dalam memimpin.


PBB memiliki misi politik di Libya untuk membantu pemerintah dan Ban mengatakan misi telah siap untuk bekerja dengan para pemimpin baru. (ia/ml)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.