Pelayaran Kawasan Perbatasan Minim Fasilitas

  • Dahlan Iskan: Perusahaan Outsourcing Harus Berubah

    Dahlan Iskan: Perusahaan Outsourcing Harus Berubah

    Tempo
    Dahlan Iskan: Perusahaan Outsourcing Harus Berubah

    TEMPO.CO , Jakarta:Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mengatakan bahwa perusahaaan outsourcing yang akan bekerja sama dengan perusahaan BUMN harus mengubah sistem perusahaan untuk memenuhi tender. Pertama, perusahaan tersebut harus mempunyai sistem jenjang karier dan sistem kepegawaian.

  • KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik  

    KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik  

    Tempo
    KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik  

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) sedang mempertimbangkan pengoperasian kereta tambahan untuk masa mudik Lebaran tahun ini. "Masih dibahas, mudah-mudahan nanti awal Juni sudah ada," kata Juru Bicara KAI Daerah Operasi I (Daop I) Jabodetabek, Sukendar Mulya, saat dihubungi Tempo, Minggu, 19 Mei 2013.

  • Ini Dia Daftar Aset Bank Indonesia

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Bank Indonesia (BI) mengaku sepanjang tahun llau telah menambah simpanan emas sebanyak 933 kilogram atau setara dengan 30 ribu troi ons.Direktur Eksekutif Keuangan Intern BI, Mubarakah menjelaskan, dengan adanya penambahan simpanan tersebut maka hingga akhir 2012 simpanan emas BI telah mencapai 73,93 ton atau setara 2.377.046 troy ons."Emas yang disimpan BI tidak semuanya berbentuk fisik, tetapi ada sebagian yang berupa surat berharga emas," ujar Mubarakah minggu lalu. ...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kamar Dagang Indonesia mengimbau kepada pemerintah untuk memperhatikan kebutuhan transportasi laut di kawasan perbatasan, terutama di daerah Tarakan dan Nunukan menuju Tawaw-Malaysia. Pasalnya di daerah tersebut memiliki potensi untuk beraktivitas dan melakukan kegiatan ekonomi.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Koordinator Wilayah Tengah, Endang Kesumayadi menuturkan jumlah kendaraan yang menghubungkan Tarakan dan Nunukan belum memenuhi kebutuhan kapasitas yang diharapkan.

"Speed boat yang sekarang tersedia hanya 7 unit dengan kapasitas 40 orang setiap kapalnya, sedangkan idealnya harus ada 20 unit dengan kapasitas sedikitnya 60 orang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas penumpang sekitar 100 ribu orang setiap bulannya,"ujar Endang, di kantornya, Senin (30/9/2012).

Endang mengaku pihaknya telah melakukan penambahan dengan pengadaan beberapa speedboat yang telah beroperasi namun tetap belum bisa menampung dengan optimal. Menurut Endang, dari kalangan swasta telah menyatakan kesediaan untuk memenuhi kebutuhan itu, namun sering menemui hambatan perizinan dari pemerintah daerah.

"Bila pemerintah belum bisa memenuhi pengadaan fasilitas transportasi di kawasan perbatasan, pihak swasta bisa melakukan asalkan perizinannya dipermudah,"jelas Endang.

  • Mantan Ketua MK: Nama Baik Misbakhun Harus Direhabilitasi
  • Nasib Misbakhun Masih Dibahas Internal PKS
  • Bank Mandiri Genjot Pendapatan Fee Transaksi Valas
  • Bambang Soesatyo Curiga Manuver Dipo Alam
  • Bank bjb Cetak Rekor Muri Pembukaan Rekening Terbanyak
  • Sidang atas mantan kepala pelayan Paus dimulai
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat