Pemberontak Suriah: Tiga Warga Sipil Tewas di Tangan Pasukan Suriah

Beirut (AFP/ANTARA) – Kelompok pemberontak Suriah, yang mengaku bertanggung jawab atas penculikan 48 warga Iran di Damaskus mengatakan bahwa ada tiga warga sipil yang tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh pasukan pemerintah pada Senin.


Al-Baraa Brigade dari Tentara Pembebasan Suriah (Free Syrian Army/FSA) mengumumkan pada laman Facebook-nya bahwa "tiga dari tahanan Iran tewas dalam penembakan sengit hari ini di Damaskus."


Mereka mengancam bahwa pemimpinnya, Abdel Nasser Shmeir, akan "mengeksekusi para tahanan anggota yang terbukti berasal dari Pengawal Revolusi (Revolutionary Guard ) jika penembakan masih saja berlanjut," dalam sebuah pernyataan.


Stasiun televisi Al-Arabiya menayangkan sebuah video pada Minggu yang menunjukkan warga Iran yang diculik tersebut dikelilingi oleh orang bersenjata yang menyebutkan bahwa mereka adalah pasukan elit Pengawal Revolusi yang sedang dalam "misi pengintaian."


Iran membantah warganya yang diculik tersebut adalah Pengawal Revolusi, bersikeras mereka hanyalah peziarah yang mengunjungi situs suci Syiah.


Teheran adalah sekutu paling setia dari Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang pasukannya terlibat dalam konflik yang hampir 17 bulan lamanya melawan pemberontak yang disebut oleh rezimnya sebagai "teroris.”


Banyak dari para pemberontak berasal dari mayoritas Sunni Suriah, yang bermusuhan dengan dukungan Syiah Iran kepada rezim Assad, yang berasal dari keluarga Alawite, yang merupakan bagian dari Syiah. (yg/ik)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.