Penghargaan buat SBY

Pemeriksaan Forensik Diharapkan Rampung Malam Ini

Liputan6.com, Jakarta: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Indonesia hingga Ahad (13/5) siang, telah menerima 21 kantong dari korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Markas Besar Polri Brigadir Jenderal Pol. Musadeq Ishak menjelaskan, dari 21 kantong yang diterima di Rumah Sakit Polri dokter Soekanto, terdiri dari 18 kantung berisi jenazah dan tiga kantung memuat properti jenazah seperti perhiasan, pakaian dan lainnya [baca: Total 21 Kantung Jenazah Diterima Tim Forensik].

"Tim terus mengumpulkan bahan. Pemeriksaan dilakukan tim kedokteran forensik, odontologi forensik, antropologi forensik. Pengambilan sampel terhadap jenazah untuk pemeriksaan DNA (asam deoksiribonukleat). Kita harapkan malam ini seluruh pemeriksaan forensik akan selesai," ujar Musadeq di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Ahad.

Dia menambahkan, pengumpulan data (antemortem) terhadap jenazah telah selesai. Termasuk data dari korban warga negara asing yang didapat dari Kedutaan Besar Rusia, Amerika Serikat dan Prancis. "Sudah masuk lengkap data 35 WNI (warga negara Indonesia), dari unsur warga negara asing delapan dari Rusia, satu Prancis, dan satu AS. Dari 45 korban antemortem sudah lengkap termasuk profil DNA," jelas Musaddeq.(ANS)