Kenaikan BBM

Pemerintah Akan Tetapkan Syarat Insentif Fiskal

  • Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    Tempo
    Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    TEMPO.CO, Jakarta -Lion Air kini menjadi salah satu maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia. Beroperasi sejak tahun 2000, Lion Air terus melakukan ekspansi besar-besaran sebagai maskapai penerbangan murah atau low cost carrier di Indonesia. Tak hanya melayani rute dalam negeri, Lion Air juga melayani penerbangan luar negeri seperti ke Vietnam, Malaysia, Singapore, dan Arab Saudi. …

  • Beredar Kabar, Sabtu Harga Harga BBM Mulai Naik

    Beredar Kabar, Sabtu Harga Harga BBM Mulai Naik

    Tempo
    Beredar Kabar, Sabtu Harga Harga BBM Mulai Naik

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah Blackberry Broadcast Message tentang kepastian hari kenaikan harga bahan bakar minyak beredar di kalangan wartawan. Pesan berantai yang tak diketahui sumbernya itu menyebutkan kenaikan harga BBM akan berlaku pada Sabtu, 22 Juni 2013 pukul 00.00. …

  • OJK Cabut Izin Usaha Asuransi Jiwa Nusantara

    Antara

    Jakarta (ANTARA) - Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Nusantara yang berkantor pusat di Jakarta Selatan sejak 12 Juni 2013. Direktur Komunikasi dan Hubungan Internasional OJK Gonthor R Aziz dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, menyebutkan pencabutan izin usaha itu berdasar Keputusan Dewan Komisioner Nomor KEP-42/D.05/2013 tanggal 12 Juni 2013. ... …

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah akan menetapkan empat syarat utama bagi industri yang dapat menikmati insentif fiskal.

"Saat ini pemerintah sedang merencanakan untuk menentukan syarat-syarat bagi setiap industri yang bisa menikmati insentif fiskal," kata Hatta Rajasa di kantor Menko Perekonomian Jakarta, Senin.

Ia mengungkapkan, empat syarat utama yang ditentukan pemerintah adalah pertama industri-industri yang secara letaknya berada di koridor-koridor industri.

Kedua industri yang dapat mendorong serapan tenaga kerja yang tinggi dan bisa menyerap investasi yang tinggi di atas Rp1 triliun.

Ketiga, industri yang memiliki kandungan teknologi yang tinggi dan yang terakhir adalah industri yang mengutamakan penggunaan bahan baku dalam negeri.

"Jadi kalau dia membagun industri untuk bahan baku dan bahan penolong menggunakan produk dalam negeri kita akan berikan (insetif)," jelasnya.

Sebelumnya Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan bahwa pemerintah berencana untuk mengarahkan insentif fiskal untuk industri sektor hulu guna menekan ketergantungan industri Tanah Air pada barang baku impor.

Ditambahkannya, rencana kebijakan insentif fiskal tersebut dikarenakan dalam neraca perdagangan Indonesia, barang baku merupakan salah satu komponen impor terbesar.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor bahan baku penolong pada periode Januari-April 2012 mencapai 45,49 miliar dolar AS atau naik 13,21 persen dibanding periode sama 2011. Angka itupun menguasai 72,93 persen dari total impor kuartal I/2012.

Bambang memberikan contoh, di sektor tekstil, insentif fiskal diberikan untuk industri yang membuat benang, bukan lagi industri tekstilnya.

"Dengan mengarahkan insentif ke sektor hulu dan intermediate, pemerintah berharap sektor manufaktur dapat bergerak dengan mengandalkan barang baku/penolong produksi dalam negeri," ujarnya.(rr)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat