Penghargaan buat SBY

Pemerintah Beli Vaksin Flu Itik Rp 300 per Dosis  

  • Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    Tempo
    Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjungjabung Timur, Aripuddin, mengatakan PT Petro China menolak membantu bahan baku hasil gasnya untuk program pembangunan Perusahaan Listrik Tenaga Gas. Program ini digagas Bupati Tanjungjabung Timur Zumi Zola.

  • Merpati Masuk 20 Maskapai Terburuk di Dunia

    Merpati Masuk 20 Maskapai Terburuk di Dunia

    Tempo
    Merpati Masuk 20 Maskapai Terburuk di Dunia

    TEMPO.CO, Jakarta -Konsultan periset maskapai penerbangan, Skytrax merilis rating 20 maskapai terburuk di dunia. Salah satu yang masuk dalam daftar itu adalah maskapai penerbangan Indonesia, Merpati Nusantara Airlines.

  • Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    Tempo
    Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    TEMPO.CO, Jambi - PT Petro China Jabung International LTD menyatakan telah mengantongi izin sesuai Surat Keputusan Bupati Tanjungjabung Timur Nomor 113 Tahun 2006. Surat dikeluarkan di Muarasabak, ibu kota Kabupaten Tanjungjabung Timur, pada 2 Februari 2006.

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian telah menunjuk langsung empat perusahaan swasta dan satu perusahaan pelat merah dalam pengadaan vaksin flu burung pada itik. Perusahaan itu antara lain PT Sagi Capri, PT Vaksindo Satwa Nusantara, PT Sanbio Laboratories, PT Medion, dan Pusat Veterina Farma (Pusvetma) di bawah Kementerian Pertanian. Dari perusahaan itu, harga vaksin flu itik dibanderol Rp 240-300 per dosis.

Anggaran vaksin flu burung telah disediakan Rp 9,9 miliar. Namun, karena jenis virus yang menyerang itik dianggap baru, pemerintah perlu mendapatkan vaksin baru. Ihwal penemuan virus baru inilah yang membuat Kementerian Pertanian mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 221 miliar.

Apalagi penyebaran virus ini cepat. »Clade baru ditemukan November lalu, sehingga perlu vaksin baru, karena itu anggaran ditambah,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro, di kantornya, Kawasan Ragunan Jakarta Selatan, Kamis, 17 Januari 2013. Anggaran tersebut akan dipakai untuk pemberian vaksin dua kali pada itik yang populasinya mencapai 47 juta ekor, penggantian itik baru akibat pemusnahan itik yang terkontaminasi, tindakan biosecurity, dan honor tim respons cepat.

Syukur mengatakan dibutuhkan 75 juta dosis vaksin sepanjang tahun ini. Produksi pertama ditargetkan rampung pada Februari mendatang dengan volume 25 juta dosis. Vaksin ini akan dibagi gratis kepada peternak, terutama di sentra-sentra produksi terbesar.

Meski mengklaim telah menemukan vaksin baru, Syukur mengatakan belum mendapat kepastian sumber virus. »Dugaan awal sementara virus ini karena unggas liar yang transit di Jawa Tengah lalu berinteraksi dengan burung setempat, sehingga menularkannya ke itik lokal,” katanya.

ROSALINA

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat