Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Pemerintah Diminta Perhatikan Nasib Petani Rotan

    • Dahlan Ragu Dirut Baru Merpati Tuntaskan Masalah

      Dahlan Ragu Dirut Baru Merpati Tuntaskan Masalah

      Antara
      Dahlan Ragu Dirut Baru Merpati Tuntaskan Masalah

      Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan tidak memiliki kayakinan Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Rudy Setyopurnomo, dapat menyelesaikan permasalahan, khususnya kerugian di BUMN penerbangan tersebut. "Saya tidak yakin dengan Pak Rudy ini bisa selesaikan kerugian Merpati yang tiap hari mencapai Rp2 miliar," kata Dahlan saat bincang-bincang di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin. Ia beralasan kerugian Merpati setiap harinya merupakan nilai yang besar, sehingga diperlukan …

    • Perusahaan Harus Bayar Santunan Direktur Korban Sukhoi

      Perusahaan Harus Bayar Santunan Direktur Korban Sukhoi

      Antara
      Perusahaan Harus Bayar Santunan Direktur Korban Sukhoi

      Jakarta (ANTARA) - Perusahaan penerbangan harus bertanggung jawab membayar santunan kecelakaan kerja atas korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak Bogor karena tidak mendaftarkan direkturnya dalam program Jamsostek. Ketum Federasi Serikat Pekerja BUMN Abdul Latief Algaff di Jakarta, Minggu, mengatakan tindakan perusahaan penerbangan yang mendaftarkan direkturnya dalam program Jamsostek setelah peristiwa kecelakaan merupakan tindakan tidak terpuji. "Terdapat unsur penipuan di …

    • Rupiah Sempat Tertekan ke 9.400

      Rupiah Sempat Tertekan ke 9.400

      Tempo
      Rupiah Sempat Tertekan ke 9.400

      TEMPO.CO, Jakarta - Pada saat pasar uang domestik libur, nilai tukar rupiah di pasar non-deliverable forward (NDF) sempat ditransaksikan di atas level 9.400 per dolar Amerika Serikat, Jumat lalu, sebelum akhirnya ditutup di 9.395. Tingginya nilai tukar rupiah di pasar NDF akhir pekan lalu mengindikasikan bahwa tekanan rupiah masih cukup besar sehingga dapat kembali membebani apresiasi mata uang lokal pada awal pekan ini.

    Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VI DPR RI Ecky Awal Mucharam meminta pemerintah lebih memperhatikan nasib petani rotan pascapelarangan ekspor bahan baku rotan yang berpotensi menyebabkan turunnya permintaan rotan.

    "Ekspor produk jadi rotan memang meningkat, tapi pemerintah jangan hanya memikirkan industri, harus juga memikirkan nasib petani rotan yang menghadapi anjloknya permintaan bahan baku rotan karena ditutupnya pasar ekspor," katanya di Jakarta, Kamis.

    Menurut dia, penurunan permintaan ini mungkin akan berpengaruh ke harga walaupun suplai rotan juga dipangkas. Tapi yang jelas penyerapan tenaga kerja di sektor ini akan berkurang, sementara industri rotan lokasinya di tempat lain sehingga tidak bisa menyerap limpahan tenaga kerja itu.

    Karena itu, ia menambahkan, rencana pemerintah untuk melakukan revitalisasi industri rotan di daerah asal bahan baku harus segera direalisasikan. Bahkan seharusnya rencana itu sudah dilakukan terlebih dulu sebelum ada larangan ekspor ini.

    Pada 2012 ini pemerintah membatasi produksi rotan yang boleh ditebang hanya sebanyak 143.000 ton atau turun 28,5 persen dari tahun lalu yang mencapai 200.000 ton. Pembatasan ini untuk mengantisipasi tidak terserapnya bahan baku rotan oleh industri dalam negeri.

    "Pemerintah diharapkan segera memberikan terobosan baru terhadap petani rotan. Hal yang bisa dilakukan terhadap masalah ini bisa melalui pembentukan gapoktan atau perkumpulan petani kreatif rotan," ujarnya.

    Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah bantuan permesinan, keterampilan, promosi dan lain-lain, seperti yang dilakukan `onevillage and one product` di bidang rotan. Minimal petani bisa mengolah bahan mentah rotan menjadi bahan setengah jadi sehingga ada nilai tambahnya.

    "Dengan demikian bisa meningkatkan daya serap dan daya jual dari rotan," ujar Ecky.

    Ia menambahkan solusi itu juga bisa disinergikan dengan Menteri Pertanian, UMKM dan Perdagangan.

    Ditegaskannya bahwa dukungan harus diberikan oleh seluruh kementrian terkait agar industri rotan ini bisa tumbuh.

    Selain itu Ecky juga meminta pemerintah membereskan persoalan distribusi bahan baku rotan antar pulau yang masih terhambat setelah daerah industri rotan dikabarkan kesulitan memperoleh bahan baku dari daerah asalnya. (tp)




    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    1 komentar

    • Janior  •  2 bulan yang lalu
      oh jangan lo pa
      pokonya tak bolehhhhhhhhhhh
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat