Perang Lawan Geng Motor

Pemerintah Kaji Cukai Soda dan MSG

  • Dokter Wanita Diperiksa KPK

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Linda Silviana, wanita yang diduga menerima aliran dana dari Fathanah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Linda adalah istri Ahmad Zaky, sekretaris pribadi Luthfi Hasan Ishaaq. Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera ini sudah menjadi tersangka kasus dugaan korupsi impor sapi. Saat mendekam dipenjara Guntur.Linda Silviana diduga menerima aliran dana dari Fathanah sebesar Rp 1,025 miliar. Uang ini, berdasarkan data penerima aliran dana Fathanah, hanya sekali

  • Emas Jatuh karena Pernyataan Bernanke Bervariasi

    Antara

    Chicago (ANATARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena Ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke membuat pernyataan bervariasi di hadapan Kongres. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 10,2 dolar AS, atau 0,74 persen, menjadi menetap di 1.367,4 dolar AS per ounce. Ketua Fed Bernanke dalam kesaksiannya kepada Komite Ekonomi Gabungan Kongres pada Rabu mengatakan bahwa "kebijakan pengetatan moneter prematur

  • Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    Tempo
    Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes

    TEMPO.CO, Jakarta - Sri Mulyani masuk dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Wanita yang kini menjabat sebagai Direktur Pengelola Bank Dunia tersebut menduduki peringkat ke-55. Peringkat pertama ditempati kanselir Jerman, Angela Merkel. Tahun ini, Merkel menjadi wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes untuk kedelapan kalinya.

TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Keuangan dan Badan Kebijakan Fiskal saat ini sedang mengkaji kebijakan pemberian cukai pada beberapa komoditas barang. Di antaranya minuman bersoda dan makanan yang mengandung monosodium glutamat (MSG). Alasannya, selama ini penerimaan cukai hanya mengandalkan komoditas rokok.

"Penerimaan ada sekitar Rp 90 triliun tapi dominannya dari cukai rokok. Sementara lainnya belum dimaksimalkan," kata Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam konferensi pers di kantornya, Senin, 29 Oktober 2012.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, kata Menteri Agus, tahun ini kontribusi rokok dalam penerimaan cukai 2012 telah mencapai Rp 88,3 triliun dari Rp 79,8 triliun. »Pencapaian ini, akan ditingkatkan menjadi Rp 92 triliun tahun 2013,” ujar Agus.

Senada dengan Menteri Agus, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan penambahan komoditas yang dikenai cukai berpotensi menambah penerimaan negara. "Sekaligus menambah pekerjaan petugas bea dan cukai. Ke depannya mampu atau tidak mengawasi," katanya.

Sebelumnya, Komisi Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat berencana memanggil Badan Kebijakan Fiskal terkait rencana pengenaan cukai minuman bersoda dan beralkhohol. Menurut anggota Komisi Keuangan DPR, Maruarar Sirait, kedua jenis minuman ini sangat membahayakan kesehatan tapi pemerintah belum berani mengenakan pajak.

Anggota dari fraksi PDI Perjuangan ini menilai kedua jenis minuman ini berpotensi menambah penerimaan negara. Berdasarkan perhitungannya, pengenaan cukai atas dua jenis minuman ini berpotensi menambah penerimaan negara sebesar Rp 2,7 triliun.

AYU PRIMA SANDI

Berita lain:

EDISI KHUSUS SUMPAH PEMUDA

Lima Alhamdullilah Dahlan Iskan Soal Ancaman DPR

Dahlan Iskan Siap Jelaskan Dugaan Korupsi PLN 

SBY Resmikan 7 Proyek Senilai Rp 19 Triliun 

DPR dan Pemerintah Sepakati Privatisasi 3 BUMN

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat