Pemimpin PBB `Dikejutkan` Oleh Pembunuhan Sektarian Pakistan

PBB (ANTARA/AFP/Xinhua-0ANA) - Pemimpin Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Ban Ki-moon "dikejutkan" oleh pembunuhan sektarian 20 Muslim Syiah yang diseret turun dari bus di Pakistan pada Kamis, kata juru bicaranya.

"Sekjen menyatakan kemarahannya atas serangan-serangan yang disengaja seperti itu pada orang karena keyakinan agama mereka di Pakistan," kata satu pernyataan yang disiarkan oleh juru bicara PBB Martin Nesirky, yang mengecam keras serangan itu.

Sejumlah pria bersenjata menyeret wisatawan Syiah dari bus di kabupaten baratlaut Mansehra dan membunuh mereka dari jarak dekat, kata para para pejabat.

Itu adalah serangan ketiga dari jenisnya dalam enam bulan terakhir.

Sedikitnya 15 orang tewas dan beberapa lainnya cedera ketika beberapa orang bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan ke arah tiga mobil van penumpang di Provinsi Gilgit-Baltistan, Pakistan utara, pada Kamis, kata media lokal.

TV Aaj melaporkan bahwa sekitar 10 sampai 15 orang bersenjata tak dikenal menyerang tiga mobil van yang membawa penumpang dari Rawalpindi ke Gilgit, di daerah Provinsi Babu Sir pada sekitar pukul 11.00 waktu setempat Kamis.

Para penyerang, yang dilaporkan berseragam militer, memerintahkan semua orang di dalam kendaraan itu untuk menunjukkan kartu identitas mereka, kemudian beberapa penumpang diseret keluar dan melepaskan tembakan sembarangan kepada mereka.

Para penyerang melarikan diri dari tempat kejadian setelah melakukan serangan itu.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.(rr)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.