Pendapatan Pariwisata Thailand 2011 Naik 30 Persen

  • Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Tempo
    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyebut masalah pembajakan karya musik di Indonesia telah begitu memprihatinkan. Dari total pengeluaran masyarakat untuk musik, hanya 10 persen yang tercatat dan lebih sedikit lagi yang sampai ke kantong para musikus.

  • Indonesia Siap Ambil Alih Teknologi-Manajemen Inalum

    Antara

    Kuala Tanjung (ANTARA) - Pemerintah Indonesia siap mengambil alih teknologi dan manajemen semua kepemilikan saham PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari Jepang yang selama 30 tahun sebagai pemegang saham terbesar dan akan berakhir kontrak kerjasamanya pada 30 Oktober 2013. "Kita tidak bergantung dengan Jepang dan siap melanjutkan pembangunan PT Inalum melalui Badan Usaha Milik Negara mulai 1 Nopember 2013," tegas Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia PT Inalum Ir. Nasril Kamaruddin, MBA di

  • Jadikan Longsor di Freeport Sebagai Pelajaran

    Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengungkapkan bahwa kejadian longsor di pertambangan Freeport bisa dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan cek ulang kondisi seluruh tambang di indonesia. "Teknologi Freeport itu paling baik untuk melakukan tambang bawah tanah, tapi tetap saja bisa longsor. Apalagi dengan tambang lainnya?" ungkap Jero saat di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat, 17 Mei 2013.

Bangkok (ANTARA/TNA-0ANA) - Meskipun mengalami ujian berat di sektor turisme, Thailand meraih pendapatan pariwisata lebih dari 770 miliar Bath pada 2011, meningkat 31 persen dari tahun lalu, kata Wakil Sekretaris Tetap Pariwisata dan Olahraga Thanitta Savetsila Maneechote.

Meskipun banyak masalah mengguncang kepercayaan para wisatawan untuk melakukan perjalanan ke Thailand dan banjir yang menghancurkan tahun lalu, ia mengatakan negara masih memperoleh penerimaan 776.2 miliar Bath, dan mencatat 19,2 juta wisatawan, meningkat hampir 21 persen.

Dari jumlah itu, 12,2 juta kenaikan pengunjung hampir dua per tiga, atau 63,7 persen - yang mengunjungi Thailand, sedangkan sisanya 6,9 juta wisatawan, sedikit lebih dari sepertiga, 36,2 persen, adalah pendatang baru.

Mengenai tujuan mereka untuk perjalanan, 8,9 juta atau 46,76 persen pada liburan sementara sekitar tiga juta - 15,82 persen datang untuk rapat.

Periode tinggal rata-rata bagi wisatawan asing adalah 9,64 hari dengan pengeluaran rata-rata 4.187 baht per hari, meningkat 2,66 persen.

Sementara itu, tahun lalu, lebih dari 5,3 juta wisatawan Thailand ke luar negeri, meningkat 1,11 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya, dengan pengeluaran rata-rata 4.505 Baht per hari per orang.

Total pengeluaran untuk perjalanan ke luar negeri sebesar 122 miliar Bath, meningkat 0,48 persen.(rr)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat