Pendiri Demokrat: Yang Terbukti Korupsi Dibersihkan

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Ketua Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD-PD) Ventje Rumangkang memastikan internal Demokrat tengah menjalankan bersih-bersih kader.

"Bersih-bersih kader itu misalnya kita mendukung langkah penegak hukum apa kader yang diduga korupsi itu benar terbukti," kata Ventje ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Minggu (17/6/2012) kemarin.

Menurut Ventje kalau kader dimaksud terbukti secara hukum melakukan tindakan korupsi maka Demokrat tidak akan melindungi.

"Teman-teman yang diduga melanggar hukum ini diclearkan (dibersihkan). Jangan kelamaan prosesnya (proses hukum). Dan jangan sampai kami disandera terus dengan masalah seperti ini," kata Ventje.

Menurut dia bersih-bersih kader internal yang bermasalah secara hukum merupakan salah satu upaya yang dilakukan Demokrat untuk menaikkan elektabilitas partai yang merosot dalam setahun terakhir karena terus diterpa badai opini negatif soal korupsi.

"Harusnya kita menganut azas praduga tak bersalah. Kalau terkait hukum ada aparat hukum jangan dengan pembentukan opini," kata Ventje.

Dikatakan, jika kader partai memiliki masalah internal maka ada Komisi Pengawasan yang meneliti dan mempelajari perilaku kader. "Lalu untuk tindakannya diajukan ke Dewan Kehormatan," kata Ventje.

Berita Terkait: Nasib Anas di Demokrat
  • Tak Diundang di Acara Deklarator PD, Anas Dizalimi
  • Manuver Pendiri Demokrat Dianggap tak Lazim
  • SBY Dituding Kudeta Terselubung Terhadap Anas Urbaningrum
  • Alasan Kenapa Anas Urbaningrum Tidak Muncul
  • Di Mana Anas Urbaningrum?
  • Ramadan Pohan Anggap Wajar tak ada Foto Anas
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat