Pendiri PKS Prediksi Jokowi-Basuki Menang Pertarungan

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Salah seorang pendiri  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) KH Yusuf Supendi terlihat hadir dalam acara Asli Garut (Asgar) yang d juga dihadiri para warga Jakarta keturunan Sunda di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia (TMII), Minggu (16/9/2012). 

Saat didekati Tribun, Yusuf mengaku, dirinya kelahiran Bogor dan sudah memiliki KTP DKI Jakarta belasan tahun lalu.

Ia kemudian mengaku, datang atas undangan Asgar, sekaligus bersilaturahmi dengan para tokoh Sunda yang hadir. Acara yang dihadiri Yusuf, tak lain deklarasi  warga Sunda di DKI Jakarta memberikan dukungan kepada pasangan Jokow-Basuki pada Pilkada DKI, Jakarta.

Pelawak Jojon, salah satu yang terlihat hadir, termasuk artis sekaligus politisi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka dan Dedi Miing Gumelar.

Yusuf terlihat duduk dibangku paling depan di acara ini. Kepada Tribun, sambil tersenyum simpul, dirinya memastikan akan menentukan pilihan pada 20 September nanti. "Siapa yang saya pilih, rahasia lah, " katanya sumringah.

Obrolan santai kemudian  terjadi antara Yusuf dan beberapa wartawan yang tahu kedatangannya. Dengan diplomatis, pria berjanggut uban ini kemudian berujar, dari pengamatannya, Jokowi- Basuki kemungkinan besar akan memangkan pertarungan Pilkada DKI.

"Saya sebagai politisi sudah menghitung sejak pitaran pertama. Doktor hidayat saya perkirakan ketika itu akan mendapat 527 ribu suara. Ternyata suara yang didapat 508123 suara. Nah, pada putaran kedua kali ini, biacaranya menang kalah," kata Yusuf dengan mimik serius.

Sesekali ia terlihat mengerutkan dahi saat ditanya, apakah  PKS,  akan solid mendukung pasangan Foke-Nara. Sebelum dijawab, lelaki yang pernah  menjadi wakil rakyat ini menegaskan, posisinya sebagai kader PKS adalah status quo.

"Peluang Jokowi (menang) sangat besar. Ini kalau sekitar 42,60 persen kemarin yang mereka raih solid. Kalau konsisten menang, dan akan terjadi koalisi rakyat besar-besaran. Saya memprediksi dukungan baru ke Foke dari PKS dan Alex-Nono itu, maksimal cuma 16,39 persen," kata Yusuf yakin.

"Itungan saya, ada selisih 10 persen antara Jokowi dengan Foke. Para kader PKS, banyak yang apatis dalam putaran kedua ini karena memprediksi Hidayat-Didik yang masuk di putaran kedua. Kader PKS cenderung golput," tambahnya.

Yang jelas, imbuhnya, kalau melihat kenyataan, rakyat Jakarta ingin adanya perubahan.Yusuf Supendi kemudian tersenyum simpul saat ditanya wartawan termasuk Tribun yang ikut nimbrung ngobrol sambil mewawancarainya di sela-sela acara itu.

Ia kemudian menjawab diplomatis saat ditegaskan kembali apakah ia akan menentukan pilihannya kepada pasangan Jokowi-Basuki 20 September nanti.

"Saya bukan pendukungnya. Tapi sebagai politisi saya punya itung-itungan, harusnya bisa realistis,"  timpal Yusuf Supendi.

Berita Terkait: Pemilihan Gubernur DKI
  • Tim Jokowi-Basuki: Media Menyampaikan Kejujuran
  • Faisal Basri: Mau Calon Gubernur Beli Dagangan yang Busuk
  • Survei Internal Suara Foke-Nara Meningkat
  • Foke-Jokowi Saling Sindir di Akhir Debat
  • Foke Tak Cukup Buktikan Bersih untuk Menang Pilkada
  • Jokowi Nilai Foke Hanya Bisa Beretorika
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat