Pendiri Sadinista Meninggal pada Usia 81 Tahun

Managua (AFP/ANTARA) - Tomas Borge, pendiri gerakan sayap kiri Nikaraguai, Sadinista, dan menteri dalam negeri paling ditakuti meninggal pada usia 81 tahun.


"Dengan sangat menyesal kami mengumumkan revolusioner dan komandan Tomas Borge meninggal dunia," kata Rosario Murillo, istri Presiden dan pemimpin Sadinista Daniel Ortega.


"Thomas tidak akan pernah mati. Dia akan selalu bersama kita di Front Sadinista dan proses revolusi," kata Murillo, yang juga menjadi juru bicara pemerintahan, kepada radio lokal, dengan suara bergetar menahan emosi.


Pemerintah menetapkan tiga hari berkabung nasional untuk menghormati mantan menteri tersebut, yang disemayamkan di Istana Nasional pada Selasa.


"Kami akan menunggu kesempatan bertemu dengan ... lelaki yang kami cintai," kata Pareira. "Berkatnya kami dapat menyingkirkan kediktatoran."


Borge meninggal di rumah sakit militer pada Senin, yang dia dirawat karena komplikasi operasi di bagian dada yang dia jalani pada 6 April.


Dia menjabat menteri dalam negeri sejak 1979-1990, saat pasukannya dituduh melakukan banyak pelanggaran HAM seperti rezim Somoza saat Sadinista melawan milisi oposisi dukungan AS, Contras.


"Saya mengakui saya berlaku sewenang-wenang namun hanya dalam tuduhan itu," katanya dalam wawancara televisi lokal baru-baru ini, menekankan dia sering membebaskan tahanan yang sakit.


Namun pada 2005, dia mengatakan: "Anda tidak bisa mencintai seseorang tanpa ditakuti dan dibenci musuh orang itu."


"Mereka yang gugur demi kehidupan tidak bisa disebut mati," kata President Hugo Chavez dalam pernyataan untuk pemerintah Managua.(nn/ml/jk)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.