Berburu Harta Luthfi

Penebangan Hutan Mengurangi Curah Hujan Tropis

Oleh Staf OurAmazingPlanet | LiveScience.com

Penebangan hutan bisa mengurangi curah hujan secara signifikan di wilayah tropis dan sekitarnya, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada 7 September di jurnal “Nature”.

Di sebagian besar wilayah tropis Bumi, udara yang berembus melewati wilayah hutan menghasilkan hujan dua kali lebih banyak daripada udara yang bertiup melewati wilayah dengan vegetasi yang jarang, menurut hasil penelitian.

Berkurangnya wilayah hutan bisa mengurangi tingkat curah hujan ribuan mil jauhnya.

Penebangan hutan telah mengurangi curah hujan di wailayah padat penduduk dekat hutan hujan Amazon dan Kongo, menurut sebuah pernyataan dari University of Leeds, Inggris.

Jika penebangan hutan terus berlanjut dengan tingkat seperti sekarang, curah hujan di daerah aliran sungai Amazon akan berkurang hingga lebih dari 20 persen dalam 40 tahun ke depan.

“Penelitian kami menyimpulkan, penebangan hutan Amazon dan Kongo bisa memberikan dampak buruk terhadap orang-orang yang tinggal ribuan kilometer di negara sekitarnya,” menurut pernyataan penulis penelitian dan peneliti dari University of Leeds, Dominick Spracklen.

Selama ratusan tahun, para peneliti berdebat tentang apakah vegetasi meningkatkan curah hujan. Seperti diketahui, tanaman bisa mengembalikan kelembapan udara melalui evapotranspirasi — proses mengembalikan uap air ke atmosfer.

Namun, berapa banyak hutan hujan memproduksi uap air masih belum diketahui dengan jelas. Ini adalah salah satu penelitian pertama untuk mengukur kemampuan hutan besar untuk membuat hujan, menurut penelitian tersebut.

Tim menggunakan satelit peneliti curah hujan dan vegetasi NASA terbaru, dan model komputer yang membuat prediksi tentang pola embusan atmosfer angin, untuk mengeksplorasi pengaruh hutan tropis di Bumi.