Peneliti: Sebagian Ibu Hamil Kekurangan Nutrisi Mikro

Jakarta (ANTARA) - Direktur Riset Asia Pasifik Gizi Bayi Danone Dr Jacques Bindels mengatakan, 6 dari 10 ibu hamil di Indonesia mengalami kekurangan asupan nutrisi mikro seperti zat besi, seng, vitamin A dan C, serta asam folat.

Menurut Dr Jacques di Jakarta, Kamis, hasil tersebut didapat setelah melakukan studi dari Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST), lembaga independen yang bernaung di bawah Institut Pertanian Bogor (IPB) dan studi ini dilakukan selama satu tahun, yaitu Agustus 2010 sampai Agustus 2011.

"Selain hasil yang cukup mengejutkan itu, ditemukan pula bahwa lebih dari 50 persen ibu hamil mengalami kekurangan asupan protein. Kondisi ini mendukung banyaknya masalah pada bayi yang baru lahir seperti prematur dan berat badan yang tidak sesuai," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya mengembangkan SGM Bunda Presinutri yang formulanya mengandung nutrisi esensial yang dibutuhkan ibu untuk melengkapi asupan makanan selama kehamilan dan menyusui dan dikembangkan secara presisi.

"Kekurangan nutrisi makro maupun mikro pada ibu hamil dan menyusui akan berdampak pada kualitas kesehatan anak pada masa mendatang," tambahnya..

Sementara itu, Manager Senior Merk SGM Bunda Presinutri Anie Zetga mengatakan dari survei yang dilakukan terungkap bahwa di Indonesia hanya satu dari tiga ibu hamil dari golongan ekonomi menengah ke bawah yang meminum susu khusus ibu hamil.

"Hal ini disebabkan mereka (ibu hamil) tidak menyukai rasa susu dan juga harga susu ibu hamil dan menyusui relatif kurang terjangkau bagi ibu hamil," kata Anie.

Oleh karenanya, tambah Anie, SGM Bunda Persinutri hadir dalam varian SGM Bunda Presinutri Hamil dan SGM Bunda Presinutri Menyusui dengan kesegaran rasa jeruk dan mangga yang dijual dengan harga terjangkau.

"Ibu hamil cukup menyisihkan Rp3.000 per hari untuk segelas SGM Bunda Presinutri guna membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian ibu hamil dan menyusui," katanya. (tp)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.