Penggemar Ermy Kullit Masih Ada Nggak Sih

Liputan6.com, Jakarta: Penyanyi jazz Indonesia Ermy Kullit membawa suasana nostalgia saat didapuk Ireng Maulana untuk tampil di konser penutupan JakJazz Festival 2012 di Istora Senayan, Jakarta, Ahad (21/10) malam.

Penyanyi kelahiran Manado, Sulawesi Utara itu melepas rindu penggemar dengan suara emasnya yang khas lewat hits seperti Pasrah, Kasih, dan lagu dari Dian Piesesha, Tak Ingin Sendiri.

"Penggemar Ermy Kullit masih ada nggak sih" tanya Ermy yang tampil kasual dengan kaus berbalut jaket kulit hitam dan celana jin itu.

"Tepuk tangan dong untuk Ermy Kullit Ireng," lanjutnya, setengah becanda.

Lantas Ermy membawakan Pasrah, salah satu lagu yang membuat namanya melejit. Tanpa perintah, penonton turut bernyanyi bersamanya.

Ermy Kullit yang kini menginjak usia 57 tahun, tampil luwes dan begitu komunikatif dengan penonton.

Tak jarang dia memancing tawa ratusan penonton yang memadati stage 3 JakJazz di Istora Senayan, Jakarta, lewat banyolan-banyolan genitnya. Ia bahkan sempat berpose untuk para fotografer.

Ermy Kullit lantas menyanyikan hits lain miliknya yang bertajuk Kasih. Lagi-lagi penonton turut bernyanyi.

Penampilan Ermy Kullit kali itu juga disaksikan artis-artis pendukung JakJazz Festival 2012 seperti Glenn Fredly, Idang Rasjidi, Gilang Ramadhan, dan masih banyak lagi.

Penonton berteriak "lagi...lagi..." saat Ermy Kullit hendak meninggalkan panggung. Ermy pun kembali, tak kuasa menolak.

"Lagu ini dulu saat masih muda selalu saya dengerin kalau lagi patah hati," ujarnya, lalu tertawa.

Tembang lawas milik Dian Piesesha berjudul Tak Ingin Sendiri pun mengalun diiringi permainan banjo dari Ireng Maulana.

Selain Ermy Kulit, Ireng Maulana juga mengajak Mus Mujiono, Margie Segers serta penyanyi muda Andien dan Afghan untuk mengisi konser penutupan JakJazz Festival 2012 yang berlangsung sejak Jumat pekan silam itu.(ANT/ANS)