Pengguna Internet di Cina Meningkat

Liputan6.com, Beijing: Data terbaru dari Cina menunjukkan penggunaan internet lewat telepon genggam meningkat sampai 22 persen dibanding tahun sebelumnya. Badan pemantau internet semipemerintah Cina, CINIC, mengatakan saat ini 388 juta warga Cina menggunakan internet lewat telepon genggam atau peralatan tanpa kabel lainnya. Demikian dirilis BBC Indonesia, Kamis (19/7).

Dan untuk pertama kalinya akses internet lewat telepon genggam di Cina lebih banyak daripada lewat komputer meja. Sementara jumlah pengguna internet secara total meningkat menjadi 538 juta atau kenaikan 11 persen dari tahun lalu. Angka yang dikeluarkan CINIC juga menunjukkan bahwa penggunaan internet di kawasan pedesaan meningkat 10 persen.

"Telepon genggam lebih murah dan lebih mudah untuk mengakses internet di kawasan pedesaan Cina yang luas dan untuk pekerja migran yang besar," tulis pernyataan CINIC. Penggunaan situs-situs mikroblog yang memungkinkan pertukaran pesan pendek dan gambar dengan cepat belakangan amat populer. Banyak warga Cina yang menggunakannya sebagai forum untuk mengungkapkan pendapat maupun dalam mendapatkan berita non-pemerintah.

Pemerintah Beijing berupaya mendorong penggunaan internet untuk tujuan bisnis dan pendidikan namun pada saat bersamaan menghalangi akses untuk materi yang dianggap subversif dan tidak senonoh. Dengan menggunakan sistem sensor yang sering disebut Great Firewall of China, pemerintah bisa mencegah pemuatan pesan-pesan yang sensitif di internet.

Aksi unjuk rasa di beberapa negara Timur Tengah -yang disebut Musim Semi Arab, seperti di Tunisia, Mesir, maupun Libia- tampaknya membuat pihak berwenang Cina semakin meningkatkan kontrol atas situs jejaring sosial maupun mikroblog.(ADO)