Liputan6.com, Jakarta: Sejak kemarin hingga Sabtu (23/6) pagi tadi, penjagaan di depan gerbang Kompleks Rajawali, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menuju lokasi jatuhnya pesawat Fokker 27 diperketat. Kawasan ini tidak lagi bisa dilalui dengan mudah.
Fokker 27 milik TNI Angkatan Udara itu jatuh pada Kamis siang silam di Kompleks Rajawali, sehingga sebelas orang meninggal, dua rumah rusak parah dan beberapa rumah lain terbakar.
Saat ini TNI Angkatan Udara masih memiliki enam pesawat sejenis. Namun, pesawat-pesawat tersebut untuk sementara tidak akan diterbangkan hingga penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat Fokker 27 menghasilkan kesimpulan [baca: Tunggu Hasil Investigasi, Fokker Dilarang Terbang].(ANS)

