Bengkulu (ANTARA) - Penjual terompet di Kota Bengkulu meraup untung meskipun tahun baru 2012 masih sekitar dua minggu lagi.
"Saya baru seminggu berjualan disini tetapi sudah puluhan terompet yang laku terjual," kata salah seorang penjual terompet di kawasan Padang Jati Kota Bengkulu Amos, Sabtu.
Ia mengatakan,terompet-terompet yang dijualnya merupakan produksi dari Ciamis Jawa Barat.
Jenis terompet dijual terdiri dari bermacam-macam bentuk dan warna untuk menarik minat pembeli seperti berbentuk tabung, ular naga,keong dan saxofon.
Harga terompet yang dijual bervariasi antara Rp5.000 hingga Rp35.000 per buah namun yang paling banyak terjual yakni terompet dengan harga Rp5.000 per buah.
"Dari bermacam-macam terompet yang saya jual ini, jenis terompet yang paling diminati pembeli yakni jenis tabung karena harganya murah yakni Rp5.000 per buah sehingga pembeli bisa membeli hingga lima buah," katanya.
Ia memperkirakan keuntungan yang diperolehnya akan semakin meningkat pada lima hari menjelang malam perayaan tahun baru 2012.
"Berdasarkan pengalaman selama berjualan terompet ini biasanya dagangan saya diserbu pembeli pada 25 Desember hingga malam perayaan tahun baru," katanya.
Pada saat itu biasanya dia bisa memperoleh omset penjualan di atas Rp1 juta rupiah.
"Saya berharap cuaca pada malam perayaan tahun baru tidak hujan sehingga dagangan saya bisa laris terjual," ujarnya.
Sementara itu seorang penjual terompet lain di kawasan Pengantungan Kota Bengkulu, Sutarman mengatakan, dagangannya juga mulai laris manis terjual."Terompet yang saya jual sudah laku dibeli sekitar 30 buah dengan harga Rp4.000 sampai Rp25.000 per buah," katanya.
Terompet yang dijualnya terdiri atas berbagai bentuk seperti terompet berbentuk saxofon, lurus, lengkung panjang, lengkung pendek dan antik. Tahun lalu dia menjual sekitar 800 terompet dengan keuntungan sekitar Rp500.000.


Belum ada komentar