Jakarta (ANTARA) - Penjualan sepeda motor nasional pada semester I tahun ini mencapai 3,7 juta unit, turun 8,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 4 juta unit.
Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata di Jakarta, Rabu mengatakan, pasar sepeda motor nasional pada semester I-2012 mampu menembus Rp40,7 triliun.
"Sedangkan penjualan sepeda motor di pasar domestik pada periode Januari sampai dengan Juni 2012 mencapai 3.702.354 unit, turun 8,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 4.056.075 unit," katanya.
Gunadi menyebutkan PT Astra Honda Motor (AHM) merupakan produsen yang mampu mempertahankan pertumbuhan penjualan dari 2.099.349 unit menjadi 2.101.881 unit.
Menurut dia, pangsa pasar Honda naik signifikan menjadi 56,8 persen pada semester I-2012, dibandingkan semester I tahun 2011 yang hanya 51,8 persen.
Dari enam agen pemegang merek (APM) yang memasarkan produknya di Indonesia, hanya dua merek yang mengalami penurunan, yaitu Yamaha dan TVS.
Penurunan terbesar terjadi pada merek TVS, sekitar 16,4 persen dari 4,99 ribu unit di kuartal I-2011 menjadi 4,17 ribu unit pada Januari-Maret 2012.
"Penjualan Yamaha juga terkoreksi 15 persen menjadi 712 ribu unit dari 841 ribu unit," katanya.
Sedangkan merek Kawasaki tercatat menorehkan pertumbuhan penjualan tertinggi sebesar 27 persen menjadi 31,49 ribu unit pada kuartal I-2012 dari 24,80 ribu unit pada kuartal I-2011.
"Kenaikan penjualan juga terjadi pada Honda dan Suzuki masing-masing sebesar 7,45 persen dan 3,9 persen," kata Gunadi.(ar)


