Kenaikan BBM

Penumpang Arus Mudik di Merak Meningkat

Merak (ANTARA) - Penumpang arus mudik penyeberangan Merak-Bakauheuni mulai meningkat, baik penumpang pejalan kaki maupun kendaraan pribadi dibanding dua hari sebelumnya.

"Kemungkinan Minggu malam penumpang akan memadati Pelabuhan Merak menuju Bakauheuni, Lampung," kata General Manager PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Merak Supriyanto, Minggu.

Menurut dia angkutan Lebaran yang menggunakan jasa angkutan penyeberangan Merak-Bakauheuni diperkirakan naik sekitar sembilan persen dibanding tahun lalu.

Karena itu, kata dia, ASDP Merak terus mengoptimalkan pelayanan guna memberikan kenyamanan selama perjalanan.

Saat ini penumpang kapal yang akan menyeberang di Pelabuhan Merak tidak ada yang terlantar.

Seluruh penumpang pejalan kaki, penumpang di atas kendaraan juga kendaraan pribadi serta bus terangkut ke atas kapal.

"Kami menjamin penumpang arus mudik semua terangkut tanpa hambatan dan kendala," katanya.

Ia juga menyebutkan saat ini kapal roro yang beroperasi sebanyak 27 unit dan sembilan unit dalam perawatan.

Dari 27 kapal itu, kata dia, perjalanan penyeberangan Merak-Bakauheni tidak terjadi antrean maupun kemacetan angkutan.

"Perjalanan selama 30 menit bisa diberangkatkan menuju Bakauheni, Lampung," katanya.

Sementara itu, penanggung jawab Posko Data ASDP Merak Firdaus mengatakan saat ini arus mudik mulai meningkat dibanding dengan hari Sabtu (11/8).

Saat ini, kata dia, jumlah penumpang mencapai pejalan kaki sebanyak 3.258 orang, penumpang di atas kendaraan 18.620 orang.

Sedangkan, roda dua sebanyak 1.581 unit, kendaraan pribadi 2.000 unit, bus 178 unit dan truk 1.524 unit.

"Saat ini penumpang arus mudik terjadi kenaikan dan kemungkinan puncak pada H-3," katanya. (jk)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.