Penyanyi Terkenal Pakistan Ditembak Mati

Peshawar, Pakistan (AFP/ANTARA) – Seorang penyanyi terkenal Pakistan yang melarikan diri dari kelompok Taliban untuk mengembangkan karir musiknya, telah ditembak mati di wilayah barat laut kota Peshawar.


Ghazala Javed (24) ditembak sebanyak enam kali oleh pria bersenjata, saat ia keluar dari sebuah salon kecantikan. Meskipun demikian, polisi tidak yakin bahwa kelompok Taliban yang berada di balik peristiwa pembunuhan tersebut dan mengatakan bahwa mantan suami dari penyanyi itu adalah seorang tersangka dalam kasus tersebut.


Ayahnya, yang saat itu bersamanya, juga tewas, kata pihak kepolisian pada Selasa.


“Dua orang pria yang mengendarai sepeda motor menembakkan sejumlah peluru dan melarikan diri meninggalkan korban dalam genangan darah,” kata perwira polisi senior Dilawar Bangash kepada AFP.


Wanita itu ditembak sebanyak enam kali dan ayahnya ditembak sekali di kepala, kata Bangash.


“Kami telah mencatatnya sebagai sebuah kasus dan sedang melakukan penyelidikan. Peristiwa pembunuhan itu tampaknya merupakan hasil dari beberapa perselisihan internal,” tambahnya.


Petugas polisi Imtiaz Khan mengatakan bahwa mantan suami korban diduga terlibat dalam pembunuhan itu.


Penyanyi itu telah melarikan diri ke Peshawar pada 2009 lalu, ia melarikan diri dari wilayah barat laut distrik Swat tersebut yang didominasi kelompok Taliban, saat pasukan tersebut meluncurkan sebuah sweeping.


Sejak 2007 hingga 2009, para pejuang Taliban dikendalikan oleh ulama radikal Maulana Fazlullah yang menguasai distrik tersebut. Mereka meneror warga dengan sejumlah pembunuhan, pemenggalan kepala, serta serangan terhadap sekolah-sekolah putri dan toko musik.


Penyanyi dan penari yang dipilih secara khusus hingga pasukan tentara mengambil alih kendali pada Juli 2009, yang mendapatkan pujian dari Amerika Serikat karena berhasil menghilangkan ancaman Islam sekitar 100 kilometer (60 mil) dari ibukota Islamabad. (ai/ml)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.