REPUBLIKA.CO.ID, TENGGARONG - Penyebab ambruknya Jembatan Kutai Kartanegara atau Jembayan Mahakam II masih tanda tanya. Sejumlah pihak berspekulasi tentang penyebab ambruknya jembatan gantung berusia 10 tahun ini.
Asrin Surianto, dosen di Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Tenggarong menyatakan sedikitnya ada tiga hal penyebab ambruknya jembatan tersebut. Pertama, kondisi tanah yang labil. "Seringkali kalau lewat di jembatan itu, jembatan seakan bergoyang. Ini dikarenakan struktur tanah yang labil," ujarnya.
Kedua, konstruksi jembatan yang salah prosedur, dan ketiga karena konstruksinya salah sehingga tak mampu menahan beban di atasnya. "Tiang utama ada dua. Fondasi dibantu dengan tali kawat besi. Karena seringnya dilewati kendaraan berat seperti truk kontainer dan bis, jadinya bebannya makin berat," ujarnya.
Seorang warga Tenggarong, Juliansyah, mengatakan ambruknya jembatan itu karena kawat penahannya putus. "Mungkin karena sudah tua kali ya," katanya.
Jembatan Mahakam II ini mulai dibangun fondasinya sekitar tahun 1994-1995, dan diresmikan pada pada 2001.



Yahoo! OMG