Penyerang Tembak Mati Tujuh Tentara Pakistan

Quetta, Pakistan (AFP/ANTARA) - Dua belas pria bersenjata menembak mati tujuh tentara di satu pos pemeriksaan di provinsi Baluchistan, Pakistan barat daya Sabtu, kata para pejabat.

"Para penyerang bersenjata mengepung pos pemeriksaan penjaga pantai Pakistan Pashookan dekat Gwadar dan menembak mati tujuh tentara," kata kepala pemerintah lokal Sohailur Rehman, dan menambahkan tiga tentara lainnya cedera.

Para penyerang, yang diperkirakan berjumlah 12 orang melarikan diri dengan menggunakan sepeda-sepeda motor setelah melepaskan tembakan itu, kata seorang pejabat lainnya Rehmat Dashti kepada AFP.

Tidak ada satu pihak pun yang mengaku bertanggung jawab atas serangan di Gwadar-- satu kota pelabuhan yang pembangunannya meningkat dalam sepuluh tahun belakangan ini sebagai bagian dari rencana Pakistan untuk mengembangkannya dengan bantuan China menjadi kota perdagangan.

Baluchistan dilanda aksi kekerasan kelompok garis keras, kekerasan sektarian antara kelompok Sunni dan Syiah dan pemberontakan separatis yang juga menargetkan para pejabat pemerintah dan pasukan keamanan.

Provinsi miskin itu adalah salah satu dari daerah Pakistan paling rawan di mana pemberontak Baluchistan mengangkat senjata tahun 2004, menuntut otonomi politik dan pembagian hasil keuntungan dari pendapatan minyak dan sumber-sumber mineral di daerah itu.

Pekan lalu hakim penting Pakistan menuduh pasukan paramiliter terlibat dalam usaha penculikan di Baluchistan, di mana militer dituduh melakukan pelanggaraan hak asasi manusia dalam usaha menumpas pemberontakan.

Di tempat-tempat lain,setidaknya 12 orang tewas dan 24 lainnya cedera dalam serangan-serangan bom di Pakistan barat laut, dalam satu insiden terpisah yang juga terjadi Sabtu, kata para pejabat,


Setidaknya sembilan orang tewas ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan mobilnya yang membawa bahan peledak di distrik suku Kurram, sementara tiga orang tewas ketika kendaraan mereka dihantam sebuah bom pinggir jalan persis dekat kompleks komondan gerilyawan anti-Taliban Maulana Nabi di kota Spil Tal dekat perbatasan Afghanistan, kata pejabat senior pemerintah Zakir Hussein.(ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.