Jakarta (ANTARA) - Perdagangan di Bursa Efek Indonesia awal pekan ini diprediksi mulai sepi seiring antisipasi investor menjelang libur panjang lebaran mulai akhir pekan ini.
Analis Samuel Sekuritas Indonesia Yualdo Yudoprawiro mengatakan sepinya perdagangan ini juga seiring minimnya sentimen domestik baru sehingga akan membuat IHSG bergerak sejalan pergerakan bursa global.
"`Support` perdagangan indeks hari ini akan berada pada level 4.120," tutur Yualdo dalam risetnya Senin.
Pada pembukaan perdagangan sesi I, Senin, IHSG naik 6,91 poin (0,17 persen) ke level 4.148,47. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 menguat 1,76 poin (0,25 persen) ke level 715,24.
Untuk bursa global, bursa AS berhasil ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan lalu meski sempat dibuka melemah di awal perdagangan.
Hal ini didorong sentimen negatif dari rilis data ekspor China yang hanya tumbuh 1 persen "year on year", jauh di bawah ekspektasi.
Dengan penguatan ini, bursa AS telah membukukan penguatan dalam lima pekan berturut-turut sejak pertengahan bulan lalu.
Sementara itu, IHSG pada perdagangan Senin ini dibuka "mixed" dengan kecenderungan melemah tipis memfaktorkan sentimen negatif dari rilis produk domestik bruto (PDB) kuartal II-2012 Jepang yang hanya tumbuh 1,4 persen, lebih rendah dari ekspektasi.(rr)


