Taipei (AFP/ANTARA) - Perhiasan berharga milik kaisar terakhir China, Puyi dan istrinya, Wanrong, dipinjam dari China dan dipajang di Taiwan untuk pertama kalinya, seperti dinyatakan sebuah museum Taiwan pada Rabu.
National Palace Museum di Taipei memamerkan hampir 70 perhiasan dari pasangan kekaisaran, sebagai bagian dari pameran khusus berjudul "Royal Style" yang akan berlangsung hingga September, katanya.
Perhiasan itu dipinjam dari Shenyang Palace Museum yang ada di bagian timur laut China, sebagai tanda membaiknya hubungan antara Taiwan dan China sejak pemerintah pulau itu berkuasa pada 2008.
Perhiasan itu menjadi objek pertama di museum Taipei tersebut yang menunjukkan kepemilikan dari pasangan kaisar China, yang membawa barang berharga mereka ketika meninggalkan Kota Terlarang tersebut di Beijing pada 1920-an, setelah Dinasti Qing digulingkan.
Menampilkan sejumlah perhiasan termasuk sebuah liontin zamrud Wangrong yang dikenakan pada upacara pernikahannya, dan sebuah pin rambut mutiara berbentuk burung phoenix, simbol dari seorang permaisuri, dan sebuah jam saku Puyi yang ia bawa ke Uni Soviet sebagai seorang tahanan pada 1945. (ai/ml)


