INILAH.COM, Jakarta - Pertamina EP berhasil mencapai angka produksi minyak rata-rata 127,8 ribu barel per hari (MBOPD) dan gas sebesar 1.050 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) pada semester pertama 2012.
"Trend peningkatan produksi minyak terjadi pada periode Maret hingga Juni 2012," ujar Presiden Direktur Pertamina EP Syamsu Alam dalam paparan kinerjanya di Jakarta, Kamis (25/7/2012) malam.
Menurutnya, pada Maret 2012 produksi mencapai 128,1 MBOPD, dan meningkat menjadi 128,9 MBOPD pada April. Produksi terus menanjak hingga berada di atas 130 ribu barel pada Mei sebesar 131,4 MBOPD dan Juni sebesar 131,5 MBOPD.
Pencapaian kinerja ini lebih tinggi dibandingkan realisasi pada semester pertama tahun sebelumnya, yang masing-masing mencapai 123,4 MBOPD untuk produksi minyak, 1.047,7 MMSCFD untuk produksi gas.
Alam mengharapkan pencapaian kinerja ini dapat bertumbuh secara signifikan pada semester kedua. Sehingga, Pertamina EP bisa tampil sebagai produsen migas yang dapat mewujudkan pertumbuhan produksi secara berkesinambungan.
Untuk mewujudkan optimisme peningkatan produksi, PT Pertamina EP melakukan sejumlah upaya percepatan breakthrough projects). Seperti optimalisasi produksi pada aset eksisting, percepatan pengembangan lapangan baru, memperbanyak pemboran pengembangan dan Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL), reaktivasi sumur-sumur suspended, kegiatan pengurasan minyak tahap lanjut atau enhanced oil recovery (EOR), dan put on production kegiatan eksplorasi.
Di sisi lain, untuk mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan, Pertamina EP melakukan sejumlah terobosan baru dan percepatan para proyek eksplorasi.
Dengan dilakukannya upaya tersebut, lanjut Alam, terbukti bahwa Pertamina EP mampu menjawab potensi penurunan produksi alamiah yang cukup besar yakni 18% pertahun, dengan justru melakukan peningkatan produksi yang berkelanjutan (rata-rata 3% per tahun).
Pada semester pertama 2012, Pertamina EP telah menyelesaikan pemboran sumur pengembangan sebanyak 53 sumur, dan hingga kini masih melaksanakan pemboran 18 sumur pengembangan lainnya. Selain itu kegiatan kerja ulang (work over) telah diselesaikan sebanyak 34 sumur. [ast]


