INILAH.COM, Jakarta -PT Pertamina EP mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 19,51% pada semester pertama 2012 menjadi Rp9,8 triliun, dibanding periode yang sama 2011 senilai Rp8,2 triliun.
Menurut Presiden Direktur Pertamina EP Syamsu Alam dalam paparan kinerjanya di Jakarta , Rabu (25/7/2012) malam, kenaikan laba bersih tersebut disebabkan kenaikan harga minyak dunia yang secara year to date mencapai US$177 per barel dibanding yang tertera di RAKP yang hanya US$90.
Begitu pula dengan harga jual gas secara year to date perusahaan berhasil menjualnya di harga US$5,02 per mmbtu, naik dibanding dari yang tertera di RAKP 2012 yang hanya sebesar US$4,56 per mmbtu.
Dari sisi pendapatan, per Semester I 2012 Perseroan berhasil meraup Rp23 triliun dari target Rp43 triliun di sepanjang tahun 2012 ini. EBITDA perseroan juga tercatat sebesar Rp16 triliun pada Semester I 2012 dari target sebesar Rp26 triliun.
Sementara investasi Perseroan juga sudah mencapai 52%, dan biaya operasional sebesar 43%. [ast]


