Penghargaan buat SBY

Pertamina EP Raup Laba Rp9,6 triliun

  • Ancaman Bagi BPR Segera Tiba

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau pasar tunggal ASEAN di sektor perbankan pada tahun 2020, pangsa pasar Bank Perkreditan Rakyat (BPR) diprediksi akan semakin tergerus. Direktur Penelitian dan Pelatihan Ekonomika UGM, Sri Adiningsih menilai, dengan dibukanya industri keuangan secara bebas, bank asing akan berlomba masuk ke pasar Indonesia. Termasuk, menyasar sektor mikro dan UMKM yang selama ini menjadi tumpuan dari BPR. ...

  • Susi Air Punya Simulator Cessna Caravan

    Susi Air Punya Simulator Cessna Caravan

    Tempo
    Susi Air Punya Simulator Cessna Caravan

    TEMPO.CO , Pangandaran:Perusahaan jasa penerbangan, PT ASI Susi Pudjiastuti Aviation atau lebih dikenal Susi Air, meresmikan Training Center bagi para pilotnya di Pangandaran, Jawa Barat, Jumat 24 Mei 2013. Pada training center ini terdapat simulator untuk pesawat jenis Cessna Caravan 208.

  • Menlu Tolak Sebut Indonesia Bangkrutkan Peternak Australia

    Menlu Tolak Sebut Indonesia Bangkrutkan Peternak Australia

    Antara
    Menlu Tolak Sebut Indonesia Bangkrutkan Peternak Australia

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu), Marty Natalegawa, menolak menyebut langkah kebijakan kerja sama perdagangan Indonesia sebagai penyebab kebangkrutan para peternak sapi di Australia terutama bagian utara. "Terlalu jauh untuk mengatakan bahwa Indonesia sudah membuat peternak sapi Australia bangkrut," kata Marty di kantornya di Jakarta, Jumat. Menurut Marty, pendekatan kerja sama ekonomi sudah prinsip dasarnya adalah saling menguntungkan supaya bisa bertahan lama. ...

 

INILAH.COM, Jakarta -PT Pertamina EP mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 19,51% pada semester pertama 2012 menjadi Rp9,8 triliun, dibanding periode yang sama 2011 senilai Rp8,2 triliun.

Menurut Presiden Direktur Pertamina EP Syamsu Alam dalam paparan kinerjanya di Jakarta , Rabu (25/7/2012) malam, kenaikan laba bersih tersebut disebabkan kenaikan harga minyak dunia yang secara year to date mencapai US$177 per barel dibanding yang tertera di RAKP yang hanya US$90.

Begitu pula dengan harga jual gas secara year to date perusahaan berhasil menjualnya di harga US$5,02 per mmbtu, naik dibanding dari yang tertera di RAKP 2012 yang hanya sebesar US$4,56 per mmbtu.

Dari sisi pendapatan, per Semester I 2012 Perseroan berhasil meraup Rp23 triliun dari target Rp43 triliun di sepanjang tahun 2012 ini. EBITDA perseroan juga tercatat sebesar Rp16 triliun pada Semester I 2012 dari target sebesar Rp26 triliun.

Sementara investasi Perseroan juga sudah mencapai 52%, dan biaya operasional sebesar 43%. [ast] 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat