Beirut (AFP/ANTARA) – Pertempuran terbaru terjadi pada Selasa di Aleppo di Suriah, dengan pasukan tentara melepaskan tembakan ke beberapa daerah yang dikuasai pemberontak, setelah hari berdarah yang menewaskan 160 orang di seluruh negara tersebut.
“Pertempuran pecah antara pasukan pemerintah dan para pejuang pemberontak di (barat daya) distrik Saif al-Dawla dan Salaheddin, bersama dengan sejumlah ledakan yang terjadi di daerah itu,” ujar Observatorium Suriah bagi Hak Asasi Manusia.
Salaheddin dikuasai oleh pasukan rezim, meskipun terdapat beberapa kelompok pemberontak, menurut pengawas yang berbasis di Inggris tersebut.
Seorang warga sipil ditembak mati seorang bersenjata di Saif al-Dawla, markas pemberontak kedua di bagian utara kota itu dan tempat pasukan tentara pada Senin bergerak maju dengan bantuan tank dan kendaraan lapis baja.
Pasukan pemerintah juga menyerang distrik Sakhur, Hanano dan Shaar yang dikuasai pemberontak, ujar Observatorium tersebut.
Di ibu kota Damaskus, para warga melarikan diri dari kawasan Qaboon, mereka khawatir akan adanya serangan militer saat pasukan keamanan menyerbu bagian selatan distrik Midan dan bagian tengah Shagrur.
Pasukan pemerintah telah meluncurkan sebuah operasi besar untuk menyisir ibu kota pada Senin, termasuk Old City yang bersejarah, menangkap sedikitnya 22 orang, menurut Observatorium tersebut. (ai/pt)

