Kenaikan BBM

Pertumbuhan Laba Kobexindo Rata-Rata 67 Persen

  • Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    Tempo
    Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    TEMPO.CO, Jakarta -Lion Air kini menjadi salah satu maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia. Beroperasi sejak tahun 2000, Lion Air terus melakukan ekspansi besar-besaran sebagai maskapai penerbangan murah atau low cost carrier di Indonesia. Tak hanya melayani rute dalam negeri, Lion Air juga melayani penerbangan luar negeri seperti ke Vietnam, Malaysia, Singapore, dan Arab Saudi. …

  • Beredar Kabar, Sabtu Harga Harga BBM Mulai Naik

    Beredar Kabar, Sabtu Harga Harga BBM Mulai Naik

    Tempo
    Beredar Kabar, Sabtu Harga Harga BBM Mulai Naik

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah Blackberry Broadcast Message tentang kepastian hari kenaikan harga bahan bakar minyak beredar di kalangan wartawan. Pesan berantai yang tak diketahui sumbernya itu menyebutkan kenaikan harga BBM akan berlaku pada Sabtu, 22 Juni 2013 pukul 00.00. …

  • OJK Cabut Izin Usaha Asuransi Jiwa Nusantara

    Antara

    Jakarta (ANTARA) - Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Nusantara yang berkantor pusat di Jakarta Selatan sejak 12 Juni 2013. Direktur Komunikasi dan Hubungan Internasional OJK Gonthor R Aziz dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, menyebutkan pencabutan izin usaha itu berdasar Keputusan Dewan Komisioner Nomor KEP-42/D.05/2013 tanggal 12 Juni 2013. ... …

Jakarta (ANTARA) - Salah satu perusahaan distributor alat berat di Indonesia, PT Kobexindo Tractors, membukukan pertumbuhan pendapatan bersih rata-rata sebesar 67 persen dalam periode tiga tahun terakhir.

"Selama tiga tahun terakhir, yakni 2009 sampai akhir 2011, kami berhasil mencatat peningkatan pendapatan bersih pada level 67 persen per tahunnya. Hal ini tentu saja berdampak terhadap pertumbuhan laba kami yang sangat baik," kata Finance & Administratio Director Kobexindo Martio dalam acara Media Gathering Kobexindo di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan catatan keuangan Kobexindo, lanjut Martio, perusahaan meraih pendapatan bersih sebesar Rp469,2 miliar pada 2009.

"Angka pendapatan bersih terus meningkat menjadi Rp741,7 miliar pada tahun 2010, dan Rp1,3 triliun pada tahun 2011," kata Martio.

Menurut Martio, peningkatan pendapatan tersebut didukung oleh prospek industri alat berat di dalam negeri yang semakin cemerlang, sehingga ikut mendorong tingkat penjualan.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Kobexindo Humas Soputro mengatakan saat ini perusahaan masih fokus terhadap potensi pasar medium size yang menjadi andalannya, yaitu alat berat dengan daya angkut 50 ton dan diutamakan untuk sektor pertambangan.

"Nanti kalau sudah settle, kami akan masuk ke pasar small dan big size. Karena range volume daya angkut dari produk yang akan kami pasarkan, khusunya yang bermerek NHL, itu mulai dari 30 sampai 150 ton," kata Humas.

Sementara itu, Deputy Sales & Marketing Kobexindo Almuqri Sagitri Putra menambahkan, secara total industri, populasi alat berat saat ini adalah sebanyak 23 ribu unit, dan dari total industri tersebut, market share Kobexindo adalah sebesar enam persen.

"Sementara itu, permintaan tertinggi dari produk yang di pasaran oleh Kobexindo, adalah Doosan Excavator dan NHL Rigid Dump Truck. Terutama untuk excavator itu, market share-nya adalah sekitar 39 persen," kata Almuqri.

Selain dua merek tersebut, sambung Almuqri, perusahaan juga berencana untuk mulai memasarkan produk dengan merek Daewoo pada tahun ini, sehingga diharapkan pertumbuhan penjualan akan terus meningkat.(ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat