TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Utusan Kedutaan Besar Suriah menemui massa Gerakan Peduli Rakyat Suriah (GPRS), dan menerima draf tuntutan.
Setelah berorasi di depan Kantor Kedutaan Besar Suriah serta mengancam akan mendobrak pagar kantor kedubes, perwakilan dari kedutaan besar Suriah akhirnya bersedia keluar dan menerima daftar tuntutan yang diajukan para pendemo.
"Kami sampaikan kepada saudara-saudara, bahwa kami menerima apa yang saudara-saudara sampaikan," ujar perwakilan kedutaan besar Suriah yang keluar menemui pendemo di depan Kedutaan Besar Suriah, Jakarta, Jumat (10/8/2012).
Dalam dialog singkat, massa meneriakkan ancaman untuk menjebol Kantor Kedubes Suriah, dan mengusir Duta Besar Suriah keluar dari Indonesia, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Aksi ini digelar terkait krisis kemanusiaan di Suriah, yang sudah berlangsung lebih dari setahun. (*)
BACA JUGA
- GPRS Minta Pemerintah RI Usir Dubes Suriah
- Pejalan Kaki Tewas Disambar Kereta
- Bisa Titip Kendaraan di Kantor Polisi saat Mudik
- Foke Tidak Gelar Open House Sejak 2010



Yahoo! OMG