Pesawat Ruang Angkasa Komersial Kembali ke Bumi

Liputan6.com, Washington DC: Pesawat penerbangan luar angkasa, Dragon, akan mendarat di Bumi Kamis (31/5). Hal tersebut disampaikan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang menyatakan bahwa Dragon telah lepas landas dari stasiun luar angkasa pada pukul 05.30 waktu setempat.

Dragon merupakan pesawat luar angkasa komersial pertama yang diluncurkan perusahaan swasta. Pesawat ini telah berhasil mendarat di luar angkasa selama enam hari dalam sebuah misi luar angkasa internasional.

Diperkirakan, pesawat yang membawa 500 kg makanan dan sejumlah barang lainnya itu akan mendarat di kawasan California pada siang ini.

NASA menyatakan, Perusahaan penerbangan luar angkasa swasta SpaceX telah berhasilkan menjalankan misinya dengan menerbangkan Dragon sebagai pesawat luar angkasa komersial pertama di dunia.

Sebelumnya, penerbangan pesawat ini sempat mengalami dua kali penundaan. Ini lantaran ada kerusakan pada mesin pesawat. Uji terbang ini pada awalnya dijadwalkan sejak 30 April lalu, tetapi tertunda beberapa kali karena masalah teknis dan pemeriksaan terakhir dari perangkat lunak pesawat tersebut.

Kemudian, upaya peluncuran kedua dijadwalkan pada 19 Mei lalu, namun kembali dibatalkan ketika komputer mendeteksi tekanan tinggi di mesin pusat dari Falcon 9. Tim ahli mesin SpaceX akhirnya menemukan akar penyebab masalah Sabtu lalu, yakni katup yang rusak dan perbaikan baru akan diselesaikan pada Ahad kemarin [baca: Pesawat Ruang Angkasa Swasta Batal Diluncurkan]. Jika semua berjalan lancar, pesawat ini akan menjadi yang pertama dioperasikan oleh perusahaan swasta, bukan milik pemerintah, dan siap memasok stasiun ruang angkasa.

NASA memang mencari sektor swasta, di era post-shuttle, untuk mendapatkan astronot Amerika meluncurkan kembali ke luar angkasa dari wilayah AS. Sekitar empat atau lima tahun kedepan, SpaceX atau operator swasta lainnya diperkirakan mampu menerbangkan astronot.(NHK/MEL)