Pesawat Sukhoi Yang Hilang Sedang "Demo Flight"

  • Dahlan Iskan: Perusahaan Outsourcing Harus Berubah

    Dahlan Iskan: Perusahaan Outsourcing Harus Berubah

    Tempo
    Dahlan Iskan: Perusahaan Outsourcing Harus Berubah

    TEMPO.CO , Jakarta:Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mengatakan bahwa perusahaaan outsourcing yang akan bekerja sama dengan perusahaan BUMN harus mengubah sistem perusahaan untuk memenuhi tender. Pertama, perusahaan tersebut harus mempunyai sistem jenjang karier dan sistem kepegawaian.

  • Pesawat Lion Jt0535 Belum Bisa Diterbangkan

    Antara

    Solo (ANTARA) - Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT0535 jurusan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, belum bisa diterbangkan karena kerusakan mesin hingga berita ini dibuat pada hari Minggu pukul 18.18 WIB. Pesawat itu semestinya terbang menuju Jakarta pada 13.25 WIB namun rusak sesaat sebelum lepas landas dan kembali ke apron untuk diperbaiki hingga dibawa ke hanggar. Setelah diperbaiki beberapa jam, pada pukul 17.10 WIB, penumpang

  • Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    Tempo
    Harga BBM Naik, BBG Diharapkan Jadi Alternatif  

    TEMPO.CO, Jakarta - Bahan bakar gas yang diperkenalkan sejak 25 tahun silam menjadi tidak populer lantaran pemberian subsidi pada bahan bakar minyak (BBM). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Edy Hermantoro, memperkirakan dari 35,5 juta standar kaki kubik (million standard cubic feet per day/mmscfd) atau 1.150 liter setara premium gas yang disediakan per hari, tak semuanya diserap.

Jakarta (ANTARA) - Pesawat Sukhoi Super Jet L100 yang menghilang di sekitar Gunung Salak, Jawa Barat, Rabu, menurut Angkasa Pura II hilang ketika sedang melakukan aktivitas "demo flight" (penerbangan demonstrasi).

"Acara penerbangan itu diselenggarakan sebuah perusahaan maskapai penerbangan swasta," kata Juru Bicara Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura (AP) II Harry Cahyono, ketika dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu malam.

Berdasarkan informasi dari Harry Cahyono, pesawat itu berangkat dari Halim Perdanakusumah pada Rabu pukul 14.21 WIB dan kemudian terbang ke kawasan Bogor pada ketinggian 10.000 kaki, dan kemudian turun ke ketinggian 6.000 kaki.

Selanjutnya, ujar dia, pilot dari pesawat tersebut meminta untuk memutar ke kanan dan kemudian menghilang dari pantauan radar pada pukul 14.33 WIB.

"Komunikasi radio pun terputus," katanya.

Ia memaparkan, posisi terakhir berada di bagian barat Bandara Atang Sanjaya dan berdasarkan koordinat yang terbaca di radar berada di kawasan puncak Gunung Salak.

Sedangkan jumlah penumpang di pesawat termasuk dari para kru diperkirakan berjumlah sebanyak 48 jiwa.

Sementara itu, Kepala Sub Dinas Penerangan Umum TNI AU Kol Pnb Agung Sasongko Jati menyatakan, misi penerbangan sipil itu adalah untuk memperkenalkan kepada khalayak Indonesia tentang performa pesawat terbang produksi pabrikan Sukhoi dari Rusia.

Pesawat komersial Sukhoi Superjet L100 Sukhoi itu mendapat izin lepas landas untuk joyflight bagi para jurnalis dan pebisnis kedirgantaraan nasional.

"Setahu saya mayoritas dari 46 orang yang ada di pesawat terbang untuk joyflight yang kedua kali pada sore tadi adalah jurnalis. Dalam catatan kami terdapat dua jurnalis majalah Angkasa, Doddy Aviantara, dan fotografer Didik N. Yusuf," katanya.

Pesawat superjet L100 Sukhoi merupakan pesawat jet komersial pertama produksi pabrikan Sukhoi Rusia yang mendapat sertifikasi FAA (Federation Aviation Associatin) dari Amerika Serikat dua tahun lalu.

Pesawat Sukhoi Superjet100 yang hilang kontak di Bogor mengangkut pebisnis dan pejabat untuk promosi penjualan pesawat. Pesawat ini melakukan dua kali penerbangan dari Halim ke Halim.(ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat