Berburu Harta Luthfi

Pesawat Tempur Turki Hilang

Liputan6.com, Ankara: Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah jet tempur yang hilang Jumat (22/6) kemarin ditembak atau mengalami kecelakaan. Jet tempur F-4 milik Turki tersebut menghilang dari radar di dekat perbatasan dengan Suriah, di atas Laut Tengah, di barat daya Provinsi Hatay.

Media di Lebanon yang mengutip sumber-sumber keamanan Suriah mengatakan jet tersebut ditembak jatuh oleh militer Suriah. Sejumlah saksi di kota pantai Suriah Latakia kepada BBC juga mengatakan bahwa Angkatan Udara Suriah menembak jatuh pesawat asing di dekat Kota Ras al-Basit.

Sementara itu media di Turki, di antaranya televisi swasta NTV, dengan mengutip sumber militer Turki memberitakan bahwa jet tempur ini jatuh di perairan Suriah, namun menegaskan tidak ada pelanggaran kedaulatan dalam insiden ini. NTV juga mengatakan kapal-kapal Turki dan Suriah masih mencari dua awak pesawat. Setelah pesawat dipastikan hilang, Erdogan memimpin sendiri pertemuan darurat dengan para pejabat militer Turki.

Hubungan bilateral Turki-Suriah, yang sebelumnya dikenal dekat, memburuk sejak pecah gerakan perlawanan menentang Presiden Suriah, Bashar al-Assad, Maret 2011. Dengan mencermati hubungan dingin antara Turki dan Suriah, insiden pesawat ini bisa memicu krisis serius. Ketika tembakan dari tentara Suriah masuk ke wilayah Turki beberapa waktu lalu, Ankara mengancam akan mengambil tindakan balasan.

Jalan keluar persoalan ini antara lain tergantung dengan nasib dua pilot Turki. Jika pilot Turki tewas, yang hampir dapat dipastikan akan membuat rakyat Turki marah, pemerintah bisa dipaksa mengambil tindakan keras terhadap Suriah. Bila Suriah meminta maaf dan menyatakan penembakan pesawat tidak disengaja, pemerintah Turki mungkin akan menganggap masalah ini selesai.(ADO)